KKP Di Selat Malaka, Kembali Bekuk Kapal Ikan Asing Ilegal

Ipunk sapaan akrab Pung Nugroho

MN, Jakarta – Dalam kurun waktu tiga hari saja, kapal patroli Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali membekuk aksi penangkapan ikan ilegal memakai alat penangkap ikan (API) terlarang milik kapal asing di salah satu jalur pelayaran terpenting dunia, di Selat Malaka provinsi Riau.

Menurut Direktur Pemantauan Operasi Armada (POA), Pung Nugroho Saksono, kapal Pengawas KKP semakin menunjukan kelasnya sebagai pelaut sejati, pengembara samudera menghadapi seribu badai dan tak pernah ada kata jera untuk memerangi ilegal dan destructive fishing di perairan Indonesia.

“Kami berhasil mendeteksi satu kapal asing yang menggunakan alat trawl di perairan Selat Malaka pada Rabu (03/02) pukul 09.35 WIB, petugas kami langsung melakukan penyergapan terhadap kapal asing tersebut,” jelas Pung kepada Maritimnews di Jakarta, Jumat (5/2).

Tim KKP di Selat Malaka

Pung sangat mengapresiasi ketajaman tim Kapal Pengawas HIU 11 dalam melacak kapal asing yang sedang melakukan kegiatan ilegalnya di perairan Selat Malaka. Dari pemeriksaan awal, kapal KHF 2559 yang diduga milik Malaysia itu diawaki 5 orang asal negara Myanmar.

Adapun kini kapal KHF 2559 berbendera Malaysia tersebut telah dibawa ke Stasiun PSDKP Belawan dan diusut oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan pada Satuan Pengawasan (Satwas) SDKP Belawan.

Untuk diketahui, memasuki bulan kedua kepemimpinan Menteri Trenggono, pemantauan di atas kapal perikanan hingga operasi pengawasan di laut semakin diperketat Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) bekerja sama dengan institusi penegak hukum lainnya.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

2 days ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

2 days ago

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

3 days ago

FSP BUMN Bersatu Dukung RUU Ketenagakerjaan, Adaptif Dengan Perubahan Ekosistem Berusaha

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…

3 days ago

Aksi Damai Aliansi Pekerja Tanjung Perak di depan Pengadilan Tipikor Surabaya

Surabaya (Maritimnews) - Aliansi Serikat Pekerja Tanjung Perak menggelar aksi solidaritas sebagai bentuk dukungan terhadap…

3 days ago

FSP BUMN Bersatu Memohon Putusan Bebas Murni Bagi 6 Karyawan PT APBS Pelindo

Jakarta (Maritimnews) – Enam terdakwa perkara dugaan korupsi proyek pengerukan alur pelayaran yang berkaitan dengan…

4 days ago