Olahan Kayu di Jayapura Tingkatkan Throughput Tol Laut T-19

Pelabuhan Depapre Jayapura (foto: Antara News)

MN, Jayapura – Komoditi unggulan di wilayah Jayapura berupa olahan kayu untuk produksi furniture menjadi andalan daerah setempat, sehingga mampu meningkatkan throughput Tol Laut Trayek 19 di pelabuhan Depapre, Jayapura, Papua. Walau masih dalam masa pandemi Covid-19, namun tol laut cukup diminati dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat.

“Kami berkomitmen mengoptimalkan Tol Laut dengan menggandeng para pengusaha lokal guna mengeksplore komoditi unggulan dan menjualnya ke luar daerah, sehingga perekonomian daerah meningkat. Termasuk diikuti bertumbuhnya usaha Jasa Pengurusan Transportasi,” terang Herman Bless, Kabid Perdagangan Dalam Negeri, Disperindagkop & UKM Provinsi Papua didampingi Kabid Perindustrian, Yoniman Ronting, Senin (19/7).

Komoditi unggulan tersebut adalah olahan dari pengusaha lokal, dalam hal ini pengembangan olahan kayu menjadi furniture, seperti tempat tidur, sofa, kursi dan kasur. Kedepannya beberapa komoditi unggulan daerah lainnya terus ditingkatkan, seiring layanan tol laut yang terus dimaksimalkan.

Adapun hasil olahan kayu ini akan didistribusikan ke beberapa daerah yang berada di Kabupaten Mimika, termasuk di Merauke bahkan ke beberapa kabupaten dan Kota lainnya di Provinsi Papua Barat,

Sementara itu Kepala KSOP Kelas II Jayapura, Taher Laitupa mengungkapkan, bahwa pada voyage ke-7, muatan berangkat mencapai 58 petikemas dari Pelabuhan Pangkal Merauke dengan tujuan akhir di Pelabuhan Depapre sebanyak 23 petikemas.

Kemudian muatan baliknya di Pelabuhan Depapre mengangkut 11 petikemas yang terdiri dari hasil olahan kayu sebagai komoditi unggulan daerah yang telah menjadi hasil kerajinan industri lokal.

Jelang PON XX Tahun 2021

Taher Laitupa menambahkan, hasil olahan kayu yang dikirim dari Pelabuhan Depapre ke Merauke merupakan kebutuhan masyarakat setempat termasuk dukungan kebutuhan PON XX Papua 2021 di Kabupaten Merauke.

“Jadi, olahan kayu ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Merauke saja, tetapi juga mendukung penyelenggaraan PON XX Papua. Jadi, kehadiran Tol Laut juga kami maksimalkan kinerjanya guna mendukung PON XX Papua,” katanya.

Menurut Taher, tingkat kebutuhan masyarakat menggunakan Tol Laut cukup tinggi dan ditambah dengan diselenggarakannya PON XX 2021 Papua di Kabupaten Merauke, sehingga mendongkrak potensi daerah dalam memproduksi komoditi unggulan, dengan demikian muatan balik Tol Laut dari Depapre pun turut meningkat.

“Peningkatan ini berkat komitmen dan kerja keras semua pihak dalam mengoptimalkan Tol Laut di Papua khususnya di Pelabuhan Depapre,” pungkasnya.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Kewajiban Perusahaan Pelayaran dalam Pelaporan ESG 2025

Oleh : Dr. Dayan Hakim NS* Perusahaan pelayaran saat ini tengah menghadapi kewajiban untuk menyusun…

1 day ago

Program Jejak Pelabuhan, Mahasiswa/i UI Kunjungi IPC TPK

Jakarta (Maritimnews) - Kunjungan Mahasiswa dan Mahasiswi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (UI) ke…

4 days ago

IPC TPK Gelar Pelatihan Keterampilan Bagi Perempuan Penyandang Disabilitas di Pontianak

Pontianak (Maritimnews) - Dukungan perusahaan IPC Terminal Petikemas terhadap Asta Cita ke-4 Pemerintah Republik Indonesia…

4 days ago

Sinergi Operasional IPC TPK dan PTP di Teluk Bayur

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Teluk Bayur bersama PT Pelabuhan Tanjung…

5 days ago

IPC TPK Jambi Dukung Kelancaran Ekspor Kayu Manis ke Mancanegara

Jambi (Maritimnews) - Indonesia adalah produsen dan eksportir utama kayu manis global, menguasai sekitar 41%…

5 days ago

Barang Kami Tertahan, Bisnis Kami Pun Ikut Berhenti

Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…

1 week ago