Pengembangan Infrastruktur Pelabuhan Anggrek, Skema KPBU

Kapal peti kemas milik Meratus sandar di pelabuhan Anggrek, Gorontalo Utara

MN, Jakarta – Pengembangan atau pembangunan infrastruktur di pelabuhan Anggrek, Gorontalo Utara provinsi Gorontalo, salah satunya didasari fasilitas operasional dermaga yang tidak lagi memenuhi standar kinerja suatu pelabuhan modern. Saat ini ukuran kapal-kapal yang sandar (peti kemas dan kargo) lebih besar dari kapasitas dermaga eksisting sehingga kurang optimal.

Adapun biaya pengembangan pelabuhan tersebut akan menggunakan pendanaan kreatif non APBN, yakni melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Nilai investasi sebesar Rp 1,4 Trilyun dan biaya operasional sebesar Rp 5,2 Trilyun yang akan dikerjasamakan selama 30 tahun, dengan besaran pendapatan konsesi 2,5% per Tahun dari Pendapatan Kotor dapat dinaikkan secara progressif, serta pembagian kelebihan keuntungan (clawback) sebesar 50% disetorkan oleh Badan Usaha dalam penyediaan infrastruktur.

Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub selaku Penanggung Jawab Proyek Kerja Sama (PJPK) pada 18 juni 2021 menetapkan Konsorsium Anggrek Gorontalo International Terminal, yang terdiri dari: PT Gotrans Logistics International, PT Anugerah Jelajah Indonesia Logistic, PT Titian Labuan Anugrah, dan PT Hutama Karya (Persero)) sebagai pemenang lelang proyek pembangunan Pelabuhan Anggrek.

Dirjen Hubla Kementerian Perhubungan, Agus H Purnomo menegaskan saat penandatanganan kerjasama skema KPBU di Jakarta, Jumat (30/7), bahwa Bappenas dan Kemenkeu telah pula berkomitmen mendukung pembangunan pelabuhan Anggrek sebagai pelabuhan pengumpul di Provinsi Gorontalo, serta tetap diselenggarakan langsung oleh Kantor Unit Penyelenggara Kelas II Anggrek.

Seperti diketahui, pelabuhan Anggrek memiliki daya tarik tersendiri bagi pihak swasta/Badan Usaha mengingat potensi hinterland (pengembangan Kawasan sekitar) yang mendukung, diantaranya berada di area perkembangan komoditi pertanian dan Kawasan Ekonomi Terpadu (KAPET) Gorontalo-Paguyaman-Anggrek-Kwandang (Gopandang).

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Transisi Adil Bagi Pekerja yang Terotomatisasi di Sektor Pelabuhan

Tenaga kerja pelabuhan dapat didefinisikan dengan berbagai cara. Dalam definisi sempit, tenaga kerja pelabuhan merujuk…

8 hours ago

Program TJSL TEUs Bersinar TPK Koja, Perluas Akses Pendidikan Pelajar

Jakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) kembali melanjutkan program Tanggung Jawab Sosial…

1 day ago

GERTAK: Presiden Prabowo Subianto Copot Menkeu Purbaya Terkait Dugaan Isu Jual-Beli Jabatan

Jakarta (Maritimnews) - Jual-beli jabatan merupakan salah satu awal permulaan dan bentuk tindak pidana korupsi…

5 days ago

Survei IDM Ungkap Dua Sisi Bea Cukai: Pelayanan Bagus, Namun Kebijakan Tarif Masih Jadi PR

Jakarta (Maritimnews) - Hasil survei Indonesia Development Monitoring (IDM) terhadap pengguna jasa Direktorat Jenderal Bea…

5 days ago

Analisis Penerbitan PMK 51/2026 tentang Angkutan Barang Terusan

Peraturan Menteri Keuangan No.51 tahun 2026 adalah aturan Kementerian Keuangan yang mengatur tentang Angkut Terus…

6 days ago