Pelabuhan Boom Baru Palembang
MN, Jakarta – Dalam rangka peningkatan produktivitas bongkar muat dan layanan kapal di pelabuhan area kerja PT Pelindo II (Persero)/IPC Palembang, keberadaan personil armada kapal Pandu menjadi faktor penting bagi sisi operasional pelabuhan di sungai Musi Sumatera Selatan tersebut.
Jumlah armada kapal Pandu sebanyak 4 unit dan 7 unit kapal Tunda yang melayani kegiatan kapal general kargo, curah dan petikemas di beberapa terminal pelabuhan PT Pelindo II (Persero) atau IPC Cabang Palembang, dinilai telah ideal secara sisi operasional.
“Beberapa waktu lalu personil pandu di IPC mengalami mutasi, saat ini pelabuhan Palembang kekurangan personil pandu dan sudah dikoordinasikan dengan kantor pusat. Sedang proses pemenuhannya,” kata GM IPC Palembang, Silo Santoso kepada Maritimnews melalui WhatsApp, Selasa (3/8).
Sementara itu ditempat terpisah, VP Pelayanan Kapal Direktorat Operasi IPC, Capt Meidi Kusmana menjelaskan kepada Maritimnews, bahwa pihak IPC bakal menambah 14 personil kapal Pandu, dari existing 24 personil jadi total keseluruhan sebanyak 38 personil Pandu di pelabuhan Palembang.
“Ini jadi prioritas, bergesernya gak lama. Direncanakan pada awal September akan running,” terang Capt Meidi Kusmana di Jakarta, Rabu (4/8).
Seperti diketahui bersama, armada sebanyak 4 unit kapal Pandu dan 7 unit kapal Tunda harus melayani sekitar 100 kapal perbulan, yang pergerakkannya diawasi Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas pelabuhan (KSOP) Palembang, mulai kapal General Cargo, Kapal Curah (cair dan padat), kapal penumpang serta kapal petikemas.
(Bayu/MN)
Jakarta (Maritimnews) - Kunjungan Mahasiswa dan Mahasiswi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (UI) ke…
Pontianak (Maritimnews) - Dukungan perusahaan IPC Terminal Petikemas terhadap Asta Cita ke-4 Pemerintah Republik Indonesia…
Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Teluk Bayur bersama PT Pelabuhan Tanjung…
Jambi (Maritimnews) - Indonesia adalah produsen dan eksportir utama kayu manis global, menguasai sekitar 41%…
Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) memperkuat sinergitas optimalisasi Terminal Kijing Mempawah Kalimantan Barat…