Pelabuhan Tanjung Priok "kumat" macetnya
MN, Jakarta- Terjadi kemacetan sepanjang jalan, kuat dugaan macet disebabkan oleh aktivitas area buffer truck (kemungkinan system offline) salah satu terminal petikemas. Akibatnya, wilayah terdampak kemacetan harus dialami oleh Ancol, Yos Sudarso, Tol Wiyoto Wiyono, Cakung bahkan Marunda. Apalagi sejak Selasa (7/12) malam, tampak truk-truk sudah mulai padat menuju arah Terminal Penumpang/ADP.
Salah satu supir truk dari Legok Tangerang yang membawa petikemas Maersk yang seharusnya Rabu pagi ini (8/12) masuk NPCT 1, namun pasrah mengalami macet didepan CDC Banda sejak pukul 5.30 WIB. Menurutnya macet berawal dari Pos 9, dimana seluruh kendaraan truk diarahkan masuk kedalam pelabuhan Tanjung Priok, dikarenakan telah terjadi kepadatan di buffer truck (dekat Makam Mbah Priok).
“Apalagi kalau dokumen kita kena closing time, bener-bener bikin pusing mas,” tuturnya sambil tersenyum kecut dibarengi asap rokok kepada Maritimnews, Rabu (8/12).
Terlepas dari apa dan siapa penyebab kemacetan yang sering kumat di pelabuhan Tanjung Priok, pihak terkait sejogjanya mengantisipasi apabila pemakaian system online/digital sedang bermasalah atau error. Pemerintah harus berpikir ulang untuk menata pelabuhan Tanjung Priok, mengacu pada Rencana Induk Pelabuhan (RIP). Faktanya memang lahan pelabuhan Tanjung Priok sudah tidak ideal, apabila semakin banyak kegiatan bongkar muat petikemas melirik pelabuhan tersibuk di Indonesia tersebut.
(Bayu/MN)
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…
Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…
Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat kinerja operasional yang positif dalam melayani angkutan…
Ini bukan soal satu atau dua pelabuhan yang perlu diperbaiki. Ini adalah kegagalan sistemik yang…
Ditulis oleh: Arief Poyuono Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 yang berada di kisaran 5 %…