Categories: LogistikTerbaru

SCI Apresiasi Target Gubernur Jateng Punya Pelabuhan Hortikultura

Pertanian hortikultura salah satu andalan Provinsi Jawa Tengah

MN, Semarang – Provinsi Jawa Tengah berkontribusi signifikan dalam kegiatan ekspor produk pertanian, perikanan, dan peternakan Indonesia selama pandemi Covid-19, karenanya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menargetkan segera memiliki pelabuhan hortikultura. Tujuannya guna meningkatkan kemudahan ekspor termasuk impor komoditas pertanian.

Chairman Supply Chain Indonesia (SCI), Setijadi mengapresiasi rencana pembangunan pelabuhan hortikultura di Jawa Tengah (Jateng) tersebut, yang bisa menjadi model perencanaan pembangunan infrastruktur logistik di Indonesia.

Setijadi mengapresiasi rencana pembangunan pelabuhan hortikultura itu atas lima aspek. Pertama, implementasi logistik berbasis komoditas berkaitan dengan perbedaan proses penanganan dan fasilitas sesuai dengan karakteristik komoditas.

Proses penanganan yang salah dan fasilitas yang tidak memadai bisa berdampak terhadap kerusakan komoditas. Kerusakan komoditas buah dan sayur dalam proses distribusi diperkirakan sekitar 6 sampai 10 persen.

Kedua, pengembangan pelabuhan sebagai salah satu infrastruktur utama logistik untuk peningkatan ekspor komoditas potensial Jateng, yaitu hortikultura dan komoditas pertanian lainnya.

Ketiga, implementasi supply chain management (SCM) dengan fasilitasi dukungan kegiatan masyarakat di banyak sektor, seperti pendampingan dan pelatihan kepada petani, nelayan, peternak, hingga pelaku UMKM.

Dalam banyak kasus, pengembangan infrastruktur (termasuk pelabuhan) tidak berorientasi terhadap pengguna yang seringkali membutuhkan pemberdayaan. Hal ini sangat mempengaruhi pemanfaatan infrastruktur itu serta keberlanjutannya.

Keempat, penyiapan regulasi yang mendukung yaitu Peraturan Daerah tentang Tata Kelola dan Pemasaran Ekspor Produk Pertanian, Peternakan, Perikanan dan UMKM

Kelima, koordinasi yang baik dengan Kementerian Pertanian dan kementerian/lembaga terkait lain, serta para pemangku kepentingan lainnya.

SCI merekomendasikan peningkatan kompetensi SDM untuk mendukung pengoperasian dan pengembangan pelabuhan hortikultura, terutama dalam pemahaman dan implementasi cold chain management.

Selain itu, seharusnya daerah-daerah lain juga mengembangkan infrastruktur logistik untuk meningkatkan daya saing komoditas potensialnya masing-masing berdasarkan lima aspek diatas.

(Bayu/MN)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Kunjungan Sosial Kopkar TPK Koja Ke GMMI

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…

2 days ago

Pelindo Panjang: Optimalisasi dan Sinergi, Kunci Pertumbuhan Positif

Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…

3 days ago

IPC TPK Catat 850 Ribu TEUs di Triwulan I 2026

Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…

3 days ago

Masa Lebaran 2026, Arus Penumpang Pelindo Meningkat 14,14%

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat kinerja operasional yang positif dalam melayani angkutan…

4 days ago

Pelabuhan Kita Masih Berdiri di Atas Fondasi yang Rapuh

Ini bukan soal satu atau dua pelabuhan yang perlu diperbaiki. Ini adalah kegagalan sistemik yang…

6 days ago

STATE CAPITALISM CHINA Pelajaran Penting bagi Transformasi BUMN Indonesia di Era Danantara

Ditulis oleh: Arief Poyuono Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 yang berada di kisaran 5 %…

1 week ago