Categories: PelayaranTerbaru

Angkutan Kapal Perintis Menjadi Andalan Masyarakat Papua 

Kapal Perintis di pelabuhan Jayapura

MN, Jayapura – Transportasi Laut Kapal Perintis yang merupakan program subsidi Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan selalu menjadi primadona dan unggulan dalam menghubungan daerah satu dengan daerah lain, terlebih khusus wilayah 3TP (terpencil, terluar, tertinggal dan perbatasan) termasuk di wilayah Jayapura – Papua.

Kepala KSOP Jayapura, Agustinus mengungkapkan, bahwa angkutan Laut Perintis di Pelabuhan Jayapura terus mengalami peningkatan yang sangat signifikan, hal ini dapat dilihat dari realisasi tren penggunaan Perintis untuk jumlah muatan pada penumpang dan barang sampai bulan Agustus yang terus mengalami kenaikan.

“Pelabuhan Jayapura sebagai pangkalan dalam pelayaran perintis melayani jaringan lintasan pada Trayek R-93 dan R-95 dengan 2 armada kapal negara perintis dioperatori oleh PT. Bayu Bahari Nusantara Line dan pada Trayek R-91, R-92 dan R-94 dilayani 3 armada kapal negara atau penugasan dengan operator PT. PELNI,” kata Agustinus di Jayapura, Kamis (13/10).

Keberadaan angkutan laut perintis ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Daerah (Pemda). Bupati Jayapura, Mathius Awoitouw mengatakan bahwa Pelabuhan Depapre kedepannya berkolaborasi untuk pengelolaannya bersama SDM masyarakat asli setempat dan masyarakat adat sebagai penerima manfaat langsung selain pihak-pihak diluar masyarakat adat.

“Pemerintah akan memprioritaskan keterlibatan masyarakat adat dalam pengolahan Bisnis Shipping di pelabuhan Depapre,” jelas Bupati.

Menyambung keterangan Bupati Jayapura, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura Alfons Awoitouw menyampaikan bahwa Layanan Kapal Perintis di Pelabuhan Depapre sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi yang ditandai dengan hadirnya jenis usaha terkait di pelabuhan.

“Hal ini tentu dipandang selaras dengan pengembangan program strategis nasional Tol Laut yaitu layanan kapal perintis dengan elemen pendukungnya pada jaringan trayek dan kapal,” ujarnya.

Dalam kesempatan sama apresiasi kepada Ditjen Perhubungan Laut diberikan oleh Laus yang merupakan Akademisi Hubungan Internasional, FISIP Universitas Cenderawasih dan juga merupakan Tenaga Ahli Kantor Staf Kepresidenan 2019-2021 dan saat ini sebagai Ketua APS (Analisis Papua Strategis) sebuah komunitas profesional global nasional dan internasional, menyampaikan bahwa program Nawa Cita Bapak Presiden Joko Widodo untuk menjadikan Indonesia Poros Maritim Dunia terus berkembang dengan trend peningkatan penggunaan Layanan Angkutan Laut Perintis pada tahun 2022.

“Peningkatan trayek pelayaran perintis saat ini menjawab isu-isu strategis seperti Geo Strategis dan Geo Politik perdagangan Indo Pasifik apalagi saat Pelabuhan Depapre dalam proses pengembangan menjadi Pelabuhan Hub Internasional, ini merupakan sinergitas Pemerintah Provinsi Papua dengan Kementerian Perhubungan melalui KSOP Jayapura yang merupakan UPT dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut di Provinsi Papua,” tutur Laus.

Willem Thobias Fofid, Kepala Seksi Lalu Lintas Angkutan Laut & Usaha Kepelabuhanan KSOP Jayapura menambahkan, layanan Perintis pada pangkalan Jayapura di Trayek R-93 dengan pengoperasian armada KM. Lestari Permai per agustus realisasi muatan barang mencapai 227 ton dan penumpang 720 orang begitu juga dengan realisasi KM. Sabuk Nusantara 29 per agustus mencapai 66 ton dan penumpang mencapai 7.167 orang.

“Pelayanan kapal-kapal perintis masih menjadi primadona dan pilihan utama dalam pergerakan orang dan distribusi logistik di Pelabuhan Jayapura dan menjangkau wilayah-wilayah pesisir yang dikenal dengan sebutan wilayah 3TP (terpencil, tertinggal, terluar dan perbatasan), kami akan terus membina, monitoring dan evaluasi kinerja kapal-kapal perintis sehingga dapat mensinergikan program-program pemerintah yang lainnya,” tutupnya.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

IPCC Gelar Public Expose 2026

Jakarta (Maritimnews) – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX:IPCC), anak perusahaan PT Pelindo Multi Terminal…

1 day ago

Pelindo Gelar Coffee Morning, Sosialisasikan peralihan Nota Layanan Jasa Barang Non Petikemas

Jakarta (Maririmnews) - Dalam rangka meningkatkan sinergitas hubungan kerja sama yang telah terjaga dengan baik,…

3 days ago

TPS Gelar Safety Drill Hadapi Cuaca Ekstrem

Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar Safety Drill Angin Kencang di area…

1 week ago

TPK Koja Gelar Pelindo Mengajar 2026 di SMAN 8 Yogyakarta

Yogyakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) menggelar Program Pelindo Mengajar sebagai bagian…

1 week ago

Hari Sumpah Pemuda, Pelindo Regional 3 Gelar Donor Darah

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan sosial…

1 week ago

Satu Dekade NPCT 1, Kapasitas Hampir Penuh

Jakarta (Maritimnews) - New Priok Container Terminal One (NPCT1) baru saja merayakan satu dekade operasional…

1 week ago