Categories: PelabuhanTerbaru

Petikemas Reguler di Pelabuhan Teluk Bayur Tumbuh

Terminal petikemas pelabuhan Teluk Bayur

Padang (Maritimnews) – Sejak pertengahan tahun 2013, manajemen IPC TPK (Terminal Peti Kemas) melakukan berbagai upaya untuk mendukung kelancaran arus barang di pelabuhan Teluk Bayur, antara lain melalui kontainerisasi. Tujuannya agar bermanfaat positif bagi pelaku ekspor maupun domestik yang mengacu efisiensi, baik di dermaga maupun ketika mengirim barang menggunakan petikemas/kontainer.

Manager IPC TPK Area Teluk Bayur, Agustian Chandra menjelaskan, bahwa peti kemas dapat menjamin angkutan kargo secara tepat guna dan resiko terkecil. Salah satu upaya yang dilakukan oleh pihak IPC TPK adalah program costumer visit sebagai wadah interaksi antara terminal petikemas dengan calon pelanggan guna meningkatkan hubungan kemitraan sekaligus target kontainerisasi di area TPK Teluk Bayur.

“Untuk pertumbuhan kontainer reguler di pelabuhan Teluk Bayur didukung oleh lima perusahaan pelayaran yang rutin melakukan kegiatan di IPC TPK Teluk Bayur, yakni Meratus Line, SPIL, Tanto Intim Line, Temas Shipping dan Subsea Lintas Globalindo selaku pelayaran Tol Laut,” jelas Agustian Chandra kepada Maritimnews, Jum’at (25/11).

Melihat data divisi Komersil IPC TPK Teluk Bayur yang mencatat trafik throughput petikemas Reguler sejak tahun 2019 dinilai manajemen telah tumbuh atau mengalami cukup peningkatan baik Box atau TEUs. Sedangkan data dari Container Transhipment justru sebaliknya, tercatat mengalami penurunan aktivitas bongkar muat di pelabuhan tersebut.

Angka throughput petikemas reguler di TPK Teluk Bayur tahun 2019 tercatat sebanyak 89.156 TEUs, kemudian tahun 2020 menjadi 88.401 TEUs. Selanjutnya terjadi peningkatan di tahun 2021 menjadi 96.517 TEUs. Di tahun 2022 sampai dengan bulan Oktober mencapai 77.206 TEUs Diperkirakan throughput selama tahun 2022 mampu memenuhi target perusahaan.

“Kami optimis kedepan, angka throughput petikemas bakal terus menunjukan trafik peningkatan seiring dengan membaiknya dunia perdagangan Indonesia. Memang akhir-akhir ini, khusus komoditi Karet tercatat penurunan aktivitas di pelabuhan Teluk Bayur,” pungkasnya.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

IPC TPK Dorong Sportivitas Bersama Badminton Competition 2026

Jakarta (Maritimnews) - Komitmen PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) untuk tidak hanya unggul dalam…

2 days ago

Pasca QCC Baru, Tingkatkan Produktivitas Layanan IPC TPK Panjang

Bandar Lampung (Maritimnews) - Kehadiran Quay Container Crane (QCC) tipe Post Panamax di IPC TPK…

3 days ago

Semester I/2026, Throughput IPC TPK Meningkat 7 Persen

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja operasional yang solid…

1 week ago

Mengawal Meritokrasi BUMN; Mengapa JOB BIDDING Jangan Menjadi Alat Menghukum Pengalaman

Oleh: Djusman H Umar Praktisi Ketenagakerjaan & Ketua Harian Federasi BUMN Bersatu (FSP BUMN Bersatu)…

1 week ago

Setetes Harapan di Hari Jadi IPC TPK, Himpun 128 Kantong Darah

Jakarta (Maritimnews) – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK)…

2 weeks ago

Pelindo Terminal Petikemas Terima Dua Penghargaan Ajang GSPI ASRI 2026

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas meraih penghargaan dalam ajang Green and Smart Port…

2 weeks ago