Caleg Perempuan Mojang Priangan Asal kota Bandung Ini peduli terhadap UMKM Perikanan Budidaya 

 

Estiana Fitriana Dewi, Caleg DPR RI asal Jawa Barat I.

Jakarta (Maritimnews) – Pengembangan usaha mikro dan kecil menengah (UMKM) di sektor perikanan budidaya terus menjadi sorotan banyak pihak. Terlebih dalam memasuki tahun politik saat ini, sektor tersebut turut menjadi perhatian para calon anggota legislatif di daerah pemilihannya.

Estiana Fitriana Dewi yang akan maju kembali menjadi calon anggota legislatif DPR RI untuk daerah pemilihan Jawa Barat I turut melirik sektor ini. Ia bertekad akan turut memajukan sektor ini yang rata-rata para pelaku usahanya tergolong UMKM.

“Pembangunan UMKM khususnya perikanan budidaya terus menjadi perhatian saya, karena masih banyak yang dianggap belum bankable,” tutur Esti kepada Maritimnews, Kamis (23/2/23).

Wanita kelahiran Jakarta 11 Agustus 1981, lulusan Universitas Padjajaran yang mengikuti Diklat Taplai Lemhanas RI itu sempat berkarir di bank BUMN. Wanita yang akrab disapa Esti ini tercatat pernah menjadi pengurus Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) dan Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI).

Dengan segudang pengalaman tersebut, Esti ingin memajukan sektor perikanan budidaya di daerahnya. Pasalnya, ia meyakini sektor ini mampu menjadi penggerak perekonomian di daerahnya.

“Ya sektor ini sangat seksi. Sektor ini bisa menggenjot pertumbuhan ekonomi masyarakat. Apalagi Dapil saya terdiri dari Kota Bandung dan Kota Cimahi sangat potensial dibangun sentra budidaya untuk perikanan air tawar,” jelasnya.

Budidaya ikan nila di Jawa Barat. Dok Foto: Istimewa.

Selain itu, lanjut Esti, sektor ini sangat cocok dalam pengembangan ketahanan pangan dan protein masyarakat. Diharapkan dengan bangkitnya sektor ini, gizi masyarakat juga kian terangkat.

“Jadi masyarakat juga harus punya kegemaran makan ikan supaya memiliki gizi yang baik, mencerdaskan dan bisa menambah omega 3 juga,” tutur dia lagi.

Dengan begitu, ikan hasil budidaya para pembudidaya bisa terserap dan terdistribusi dengan baik di masyarakat. Jika berlebih, Estiana berharap, hasil produksi perikanan budidaya di daerahnya juga bisa diekspor.

“Karena sepengetahuan saya, banyak negara-negara yang menggemari ikan-ikan air tawar asal Indonesia seperti nila, patin dan gurami,” ungkapnya.

Indonesia khususnya Jawa Barat kaya akan hasil alam, terutama perikanan budidaya air tawarnya. Sambung dia, hal itu harus dikelola dengan baik agar dapat meningkatkan nilai ekspor.

“Kalau sudah begitu, pendapatan para pembudidaya kita bisa bertambah dan keluarganya pun juga sejahtera. Alhamdulillah urang Sunda kudu bagja. Insya Allah,” pungkasnya. (*)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

GERTAK: Presiden Prabowo Subianto Copot Menkeu Purbaya Terkait Dugaan Isu Jual-Beli Jabatan

Jakarta (Maritimnews) - Jual-beli jabatan merupakan salah satu awal permulaan dan bentuk tindak pidana korupsi…

1 day ago

Survei IDM Ungkap Dua Sisi Bea Cukai: Pelayanan Bagus, Namun Kebijakan Tarif Masih Jadi PR

Jakarta (Maritimnews) - Hasil survei Indonesia Development Monitoring (IDM) terhadap pengguna jasa Direktorat Jenderal Bea…

2 days ago

Analisis Penerbitan PMK 51/2026 tentang Angkutan Barang Terusan

Peraturan Menteri Keuangan No.51 tahun 2026 adalah aturan Kementerian Keuangan yang mengatur tentang Angkut Terus…

3 days ago

TPS Gelar Sosialisasi Bisnis Operasional Bersama GINSI Jatim

Surabaya (Maritimnews) - Kolaborasi antar instansi menjadi faktor penting dalam menciptakan layanan logistik efisien, transparan,…

3 days ago

Atasi Kepadatan, Pelabuhan Tanjung Wangi Kini Dilayani Empat Kapal

Banyuwangi (Maritimnews) - Aktivitas bongkar muat kendaraan melalui kapal Roll On-Roll Off (Ro-Ro) di pelabuhan…

5 days ago

Pelindo Regional 4 dan Kejati Maluku Perkuat Sinergi Hukum

Makassar (Maritimnew) – Dalam rangka memperkuat sinergi dalam penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata…

6 days ago