Categories: PelabuhanTerbaru

Joint Operation dan Polemik KSO TPK Koja

Terminal Petikemas Koja

Jakarta (Maritimnews) – Polemik permasalahan antara Manajemen dan Serikat Pekerja KSO TPK Koja mengenai jasa produksi (Jaspro) Pekerja masih berlangsung. Tidak ada penyelesaian berarti, terkesan hanya lips service belaka. Bahkan tertutupi adanya gaung merger atau joint operation JICT dan TPK Koja yang kedepannya pasti akan menyelaraskan pasal-pasal PKB (Perjanjian Kerja Bersama).

Seperti telah diketahui bersama, bahwa masalah Jaspro Pekerja TPK Koja, dari sisi Manajemen mengacu pada PB (Perjanjian Bersama) sedangkan Serikat Pekerja (SP) tetap sesuai komitmen untuk mengikuti pasal PKB yang masih berlaku.

Menanggapi polemik di salah satu terminal petikemas terbesar di Indonesia tersebut, Pengamat Usaha Kepelabuhanan, Sugeng Haryo mengatakan, mengatasi permasalahan internal antara Manajemen dan SP harus didasari sebuah kesepakatan termasuk memenuhi hak Pekerja TPK Koja. Untuk itu dibutuhkan ruang dialog agar dapat mengakomodir semua kepentingan, khususnya soal kinerja perusahaan demi kelancaran arus barang di pelabuhan Tanjung Priok.

“Bicara polemik internal TPK Koja terkait Jaspro, sebaiknya para pemilik segera mengambil keputusan yang win-win solution sebab selama ini di terminal petikemas Koja tidak pernah terdengar kabar negatif dari sisi pelayanan bongkar muat,” terang Sugeng Haryo kepada Maritimnews di Jakarta, Senin (10/7).

Sugeng Haryo menegaskan, kondisi KSO TPK KOJA seharusnya tidak dilihat sebatas pada aspek hubungan industrial/hukum ketenagakerjaan. Poin terpenting adalah kewajiban bagi semua pihak untuk melakukan segala upaya atau tindakan yang dianggap perlu, penting dan tetap memperhatikan aspek objektifitas den akuntabilitas dalam rangka mendukung produktivitas/kinerja dan kesejahteraan pegawai beserta keluarga, baik yang bersifat preventif dan korektif.

“SP dan Manajemen TPK Koja dapat duduk bersama secara informal guna mendapatkan solusi terbaik bagi perusahaan, tentu didasari komitmen untuk berjuang sesuai dengan koridornya masing-masing dan tetap menjaga kondusifitas serta dialog sosial yang bermakna,” pungkasnya.

(Bayu Jagadsea/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Pelindo Group Makassar Memperingati Hari Lahir Pancasila

Makassar (Maritimnews) - Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni, Pelindo Group…

6 hours ago

Kepercayaan Industri Otomotif, Ekspor IPCC Tumbuh Signifikan

Jakarta (Maritimnews) - Komitmen PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC) untuk terus memperkuat kapasitas…

3 days ago

Layanan South China Java X-Press Feeders di IPC TPK Tanjung Priok

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menunjukkan komitmennya mendukung kelancaran arus logistik internasional…

3 days ago

Kebersamaan Idul Adha jadi Momentum bagi IPC TPK

Jakarta (Maritimnews) - Melalui semangat Hari Raya Idul Adha, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berharap…

4 days ago

Pelindo Cilacap Salurkan Hewan Qurban Idul Adha 1447 H Bagi Masyarakat Sekitar

Tanjung Intan (Maritimnews) - Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M, program…

4 days ago

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Salurkan Hewan Qurban 1447 H/2026 M

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok melaksanakan penyerahan Bantuan Program…

4 days ago