Categories: PelabuhanTerbaru

Pelindo Dinilai Lambat Tangani Pengerukan Pelabuhan Bengkulu

Kegiatan pengerukan di pelabuhan Pulau Bai Bengkulu (foto:antaranews)

Jakarta (Maritimnews) – Kondisi pelabuhan Pulau Bai Bengkulu terkendala pendangkalan, dan berdampak pada kelancaran jalur pelayaran. Baru-baru ini Pemprov Bengkulu pada hari Minggu (08/06) harus meninjau langsung kegiatan pengerukan oleh PT Pelindo (Persero) melalui PT Rukindo. Bahkan kritikan pun datang dari Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Bengkulu dan Kemenko Perekonomian yang menilai kinerja tersebut lambat.

Melihat progres kegiatan pengerukan alur pelayaran di Pelabuhan Pulau Baai oleh PT Pelindo (Persero) Regional 2, justru mendapat sorotan tajam dari masyarakat dan para pemangku kepentingan.

Dilansir RRI.co.id, kritik tajam datang dari Wakil Ketua INSA Bengkulu, Edi Haryanto, yang juga anggota DPRD Kota Bengkulu menilai pelaksanaan proyek pengerukan tersebut belum optimal dan perlu evaluasi mendalam.

Menurut Edi Haryanto, pekerjaan pengerukan yang dimulai sejak tanggal 6 Juni 2025 seharusnya menjadi solusi konkret untuk memperlancar aktivitas kapal di Pelabuhan Pulau Baai, namun pelaksanaannya di lapangan masih menyisakan banyak catatan teknis.

Sementara itu di tempat terpisah,Asdep Kemenko Perekonomian Bidang Infrastruktur dan Logistik, Yuli Sriwilanti menegaskan kepada Maritimnews di Jakarta, Kamis (12/06), berdasarkan keluhan Pertamina Patra Niaga di pelabuhan Pulau Bai Bengkulu, kapal suplai BBM terkendala alur yang menyebabkan kapalnya tidak bisa masuk melakukan kegiatan bongkar muat.

“Kami terinfo dari Patra Niaga yang akan suplai BBM, dimana kapal masih belum bisa masuk. Bahkan hari ini kondisi alur makin tertutup. Pakai alat keruk dan metode yang ada malah progres pengerukan yang dicapai tidak signifikan,” pungkasnya.

(Bayu Jagadsea/MN)

Yudha Prima Putra

Share
Published by
Yudha Prima Putra

Recent Posts

Barang Kami Tertahan, Bisnis Kami Pun Ikut Berhenti

Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…

9 hours ago

Pelindo Perkuat Sinergitas Optimalisasi Terminal Kijing, Akses Jalan jadi Prioritas

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) memperkuat sinergitas optimalisasi Terminal Kijing Mempawah Kalimantan Barat…

2 days ago

Maret 2026, IPC TPK Jambi Tumbuh 22,5%

Jambi (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Jambi mencatatkan pertumbuhan signifikan pada Maret…

3 days ago

IPC TPK Gandeng Mitra Pelayaran Perkuat Konservasi Laut dan Ekosistem Pelabuhan Berkelanjutan

Bandar Lampung (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memperkuat komitmen keberlanjutan dengan menggelar aksi…

3 days ago

Tingkatkan Kapasitas SDM Kelautan dan Perikanan, KIOTEC Kunjungi Korsel

KIOTEC kembali mengadakan program kunjungan ke Korea Selatan. Kunjungan ini didedikasikan untuk memperkuat keahlian teknis…

3 days ago

IPC TPK Bangun Fasilitas Air Bersih di Muaro Jambi

Jambi (Maritimnews) - IPC TPK membangun sumur bor lengkap dengan instalasi pendukung sebagai sumber air…

3 days ago