IPC TPK ReWear Project & Seragam Bekas

Jakarta (Maritimnews) – PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menghadirkan langkah inovatif dalam mendukung keberlanjutan lingkungan melalui peluncuran program “IPC TPK ReWear Project”, sebuah inisiatif pengelolaan limbah tekstil berbasis upcycling yang menjadi program TJSL pertama di lingkungan Pelindo Group dengan fokus pada pemanfaatan kembali seragam bekas karyawan.

Mengusung tagline “Langkah Kecil Dampak Besar”, program ini bertujuan membudayakan sustainable way of life di lingkungan perusahaan melalui langkah sederhana yang memberikan dampak nyata bagi lingkungan. Inisiatif tersebut sekaligus mendukung implementasi prinsip circular economy serta berkontribusi terhadap upaya pengurangan emisi scope 3 melalui pemanfaatan kembali material tekstil yang sebelumnya berpotensi menjadi limbah.

Sekretariat Perusahaan IPC TPK, Daniel Setiawan, mengatakan di Jakarta, bahwa program ini menjadi bagian dari implementasi komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 12 mengenai Responsible Consumption and Production serta poin 13 tentang Climate Action.

“Melalui IPC TPK ReWear Project, kami ingin menghadirkan solusi nyata dalam pengelolaan limbah tekstil sekaligus membangun kesadaran bersama bahwa sustainability dapat dimulai dari langkah sederhana di lingkungan kerja. Program ini menjadi wujud komitmen IPC TPK dalam mengintegrasikan prinsip ESG ke dalam aktivitas perusahaan secara berkelanjutan,” ujarnya.

IPC TPK telah mengumpulkan lebih dari 209 kilogram seragam bekas dari berbagai unit kerja yang kemudian diolah kembali menjadi produk fungsional bernilai guna seperti shopping bag, pouch, dan laptop pouch. Selain memperpanjang siklus hidup material, program ini juga menjadi bentuk pengelolaan limbah yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Bukan sekadar program pengelolaan limbah, ReWear Project juga mencerminkan keterlibatan aktif karyawan dalam membangun budaya kerja yang lebih peduli lingkungan. Partisipasi pegawai dalam pengumpulan seragam bekas menjadi simbol kolaborasi internal perusahaan dalam menciptakan dampak keberlanjutan yang nyata.

Pemanfaatan kembali 209 kilogram seragam bekas, IPC TPK ReWear Project berpotensi menghindari emisi karbon sekitar 5,23 ton CO₂e. Dampak tersebut setara dengan kemampuan serapan karbon tahunan sekitar 1 hektare atau 10.000 meter persegi lahan vegetasi tropis serta penghematan lebih dari 5,2 juta liter air.

IPC TPK berharap ReWear Project dapat menjadi inspirasi bagi terciptanya inisiatif serupa di sektor kepelabuhanan dan logistik nasional. Melalui langkah ini, IPC TPK menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan praktik bisnis yang tidak hanya berorientasi pada kinerja operasional, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

(Bayu Jagadsea/MN)

Bayu

Jurnalis Maritimnews.com

Share
Published by
Bayu

Recent Posts

Koordinasi Logistik Membaik, Arus Kapal Pasca Lebaran Terkendali

Jakarta (Maritimnews) - Aktivitas kunjungan kapal dan arus petikemas pasca Lebaran di lingkungan IPC TPK…

4 days ago

Langkah Transformasi Digital Pertamina Dinilai Positif

Jakarta (Maritimnews) - Mengacu hasil survey Lembaga riset strategis Citra Nasional Network (CNN) yang dirilis…

1 week ago

Periode Libur Sekolah 2026, PELNI Kasih Diskon 30%

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) resmi memberikan diskon tarif tiket kapal penumpang…

1 week ago

Sampai April 2026, Arus Peti Kemas Ekspor di Pelindo Tumbuh 10%

Jakarta (Maritimnews) - Peningkatan arus barang melalui pelabuhan, khususnya peti kemas yang dilayani oleh PT…

1 week ago

Pelindo Group Makassar Memperingati Hari Lahir Pancasila

Makassar (Maritimnews) - Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni, Pelindo Group…

2 weeks ago

Kepercayaan Industri Otomotif, Ekspor IPCC Tumbuh Signifikan

Jakarta (Maritimnews) - Komitmen PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC) untuk terus memperkuat kapasitas…

2 weeks ago