Dekan FMP Unhan: ASEAN Intelligent Sharing Berguna Hadapi Ancaman Maritim
Laksda TNI Amarulla Octavian menekankan pentingnya kerjasama keamanan maritim menghadapi berbagai bentuk ancaman maritim baik yang bersifat tradisional maupun yang non tradisional.
Disopslatal TNI AL selenggarakan FGD tentang Konsep Pengamanan Wilayah Perbatasan
Tujuan terselenggaranya diskusi ini ialah memberikan pemahaman bahwa sudah saatnya instansi pemerintah yang memiliki keterkaitan dengan pengamanan laut agar saling bersinergi.
Bakamla RI Komitmen Basmi Penyelundupan Narkoba melalui Laut
Marsma TNI Widiantoro menyatakan kesiapan Bakamla RI dalam menghalau aksi distribusi obat-obatan terlarang melalui laut.
Sosialisasi Keamanan Maritim, Bakamla RI Safari ke Kantor Media
Selain untuk bersilaturahmi, Bakamla RI berupaya untuk selalu bersinergi dengan berbagai pihak dan stakeholder terkait untuk menunjang tupoksi terkait pengamanan perairan Indonesia, salah satunya yaitu media.
Laut jadi Surga peredaran Narkoba, Pengamat: Perlu peran Intelijen Maritim yang terintegrasi
MN, Jakarta – Terkait penggerebekan 1 ton sabu di di Anyer, Banten, Rabu (12/7) lalu yang merupakan penangkapan terbesar dalam…
1 Ton Sabu Diedarkan Lewat Laut, Bagaimana cerita Coast Guard Indonesia?
Tak ayal, laut masih menjadi mediun yang nyaman dalam upaya peredaran itu.
Upaya Atasi Perompak di Perairan Perbatasan Indonesia-Filipina (Bagian III)
Kerjasama Patroli Terkoordinasi antara Indonesia–Filipina (Philindo) yang dilaksanakan setiap tahun oleh TNI AL dengan Republic Philipine Navy (RPN) mampu menjaga hubungan baik antara kedua negara.
Upaya Atasi Perompak di Perairan Perbatasan Indonesia-Filipina (Bagian II)
Berdasarkan beberapa teori yang berkaitan dengan Kerjasama TNI dan Militer Filipina dalam mengatasi perompakan maka ada beberapa aspek yang menjadi pertimbangan dalam meningkatkan kerjasama tersebut yaitu Aspek Hukum, Alutsista, Personel, Pangkalan, Area Operasi dan SOP.
Upaya Atasi Perompak di Perairan Perbatasan Indonesia-Filipina (Bagian I)
Dalam mengatasi masalah perompakan dan penyanderaan di perairan Sulu terutama perompakan dan penyanderaan terhadap kapal dan ABK berbendera Indonesia maka diperlukan kerjasama antara Indonesia dan Filipina yang melibatkan militer kedua negara.
