Genjot Semangat Bahari Generasi Muda, Ekspedisi Maritim TNI AL Diapresiasi Susi Pudjiastuti
Pangandaran (Maritimnews) – Ekspedisi Maritim adalah sebuah program yang sangat bagus khususnya untuk anak-anak muda yang saat ini mulai…
Pangandaran (Maritimnews) – Ekspedisi Maritim adalah sebuah program yang sangat bagus khususnya untuk anak-anak muda yang saat ini mulai…
MN, Jakarta – Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti merespon kabar kembali maraknya pencurian ikan di tengah pandemi Covid-19 yang…
Sekolah Tinggi Perikanan (STP) menggelar Upacara Wisuda Sarjana Terapan Perikanan Angkatan 50 dan Program Pascasarjana Angkatan VI Tahun 2018 di Auditorium STP Jakarta, Jl. AUP Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (1/9).
MN, Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meninjau pendataan, verifikasi, dan validasi kapal nelayan dengan alat tangkap tidak ramah…
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang baru kembali dari Sabang langsung menyambangi ajang Pameran Ikan Hias Internasional (2nd Indonesia Ornamental Fish and Aquatic Plant Show) Nusantara Aquatic (Nusatic) 2017 di Tangerang.
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengungkapkan rahasia dari mana keberaniannya menegakkan kedaulatan kelautan Indonesia berasal, hingga memukul mundur para pencuri ikan dari perairan Indonesia.
Indonesia mempunyai lautan yang berada dalam garis khatulistiwa. Hal ini ternyata membawa dampak yang positif dan konsekuensinya adalah terdapat banyak sekali biota laut, termasuk ikan yang merupakan komoditi perikanan yang penting.
Kinerja Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam menegakkan hukum di perairan Indonesia telah mendapat berbagai apresiasi. Di bawah komando Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, KKP menerbitkan berbagai regulasi untuk mengatur tata kelola kelautan dan perikanan yang lebih baik, salah satunya adalah menenggelamkan kapal pencuri ikan.
Sejak beberapa tahun terakhir, pemberantasan Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing telah menjadi salah satu prioritas pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) memberikan sebayak 690 paket bantuan alat penangkapan ikan ramah lingkungan kepada nelayan Pantai Utara (Pantura) di Provinsi Jawa Tengah. Kota Semarang menerima 91 paket, Kabupaten Batang 30 paket, Kabupaten Demak 3 paket, Kabupaten Jepara 211 paket, Kabupaten Kendal 36 paket, Kabupaten Brebes 67 paket, Kabupaten Pekalongan 25 paket, Kabupaten Pemalang 125 paket, Kabupaten Rembang 67 paket, Kota Tegal 31 paket, dan Kabupaten Tegal sebanyak 4 paket.