KRI Surik-645 salah satu unsur BKO Guspurla Koarmabar berhasil mengamankan dua kapal bermuatan CPU di Perairan Selat Rupat Minggu, (30/7).
MN, Tanjung Pinang – Gugus Tempur Laut Komando Armada RI Kawasan Barat (Guspurla Koarmabar) berhasil mengamankan dua kapal pengangkut Crude Palm Oil (CPO) di Perairan Selat Rupat, Minggu (30/7).
Pengamanan tersebut dilakukan salah satu unsur jenis Kapal Cepat Rudal (KCR) yakni KRI Surik-645 yang diperbantukan di Bawah Kendali Operasi (BKO) Guspurla Koarmabar.
KRI Surik-645 yang sedang melaksanakan opersi berhasil mendeteksi kapal pertama pada posisi 01° 42’ 3” U – 101° 26’ 3” T selanjutnya dilaksanakan proses pengejaran, penangkapan dan penyelidikan (Jarkaplid) dan diketahui kapal bernama SPOB. SP 6 BSI, milik PT. Berjaya Samudera Indonesia dan berbobot 2432 GT diawaki 16 orang anak buah kapal (ABK). Saat proses penangkapan kapal tersebut bermuatan CPO sebanyak 1000 Liter.
Selanjutnya KRI Siwar-645 juga berhasil mendeteksi dan mengamankan kapal kedua, jenis Tug Boat yang sedang menarik Tongkang pada posisi 01° 41’ 64” U – 101° 26’ 16” T. Saat dilakukan pemeriksaan diketahui Tug Boat yang berbobot 158 GT TB. Mitra Kencana VIII dan Tongkang berbobot 2558 GT bernama TK Sumber Kencana, keduanya dimiliki PT Sumber Surya Kencana Inhu.
Hasil pemeriksaan awal dari tim pemeriksa KRI Surik-645, diketahui kedua kapal tersebut melakukan pengalihan muatan di laut tanpa dilengkapi dengan surat ijin yang berlaku. Selanjutnya untuk proses pemeriksaan lebih lanjut kedua kapal beserta muatan dan seluruh ABK di kawal KRI Surik-645 menuju Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Dumai.
Anugrah/MN
Oleh : Dr. Dayan Hakim NS* Perusahaan pelayaran saat ini tengah menghadapi kewajiban untuk menyusun…
Jakarta (Maritimnews) - Kunjungan Mahasiswa dan Mahasiswi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (UI) ke…
Pontianak (Maritimnews) - Dukungan perusahaan IPC Terminal Petikemas terhadap Asta Cita ke-4 Pemerintah Republik Indonesia…
Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Teluk Bayur bersama PT Pelabuhan Tanjung…
Jambi (Maritimnews) - Indonesia adalah produsen dan eksportir utama kayu manis global, menguasai sekitar 41%…
Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…