Penyandang disabilitas mendapat pelatihan memasak dari WIMA INA

MN, Jakarta – Dalam Rangka nemperingati International Women Day pada tanggal 8 Maret, Women in Maritime Association Indonesia (WIMA INA) memberikan pembekalan pelatihan memasak bagi perempuan penyandang Disabilitas pekerja non informal, seperti penjahit, terapis, dan tukang pijat.

Sebanyak 20 perempuan penyandang Disabilitas, di Akademi Kulineri de Chef Bogor, Sabtu (6/3) diberikan pembekalan dan pelatihan serta pendampingan memasak beberapa jenis kue dan minuman yang bertujuan membantu meningkatkan kreatifitas, kemandirian dan kesejahteraan.

Chandra Motik di Akademi Kulineri de Chef Bogor

Menurut Ketua Umum WIMA INA, Dr. Chandra Motik, SH, M.Sc, pembekalan memasak bagi para perempuan penyandang Disabilitas tersebut khususnya dimasa pandemi Covid-19, merupakan bentuk apresiasi WIMA INA, sekaligus membuktikan bahwa keberadaannya sangat diperlukan untuk turut berkontribusi terhadap pembangunan bangsa.

Kegiatan WIMA INA 2021, terang Chandra Motik, selain pelatihan juga diserahkan alat perlengkapan berupa mixer dan oven listrik, agar setelah pelatihan dapat langsung dimanfaatkan guna membuat dan menjual produk makanan.

“Kami bekerja sama dengan Akademi Kulineri de Chef Bogor untuk pembekalan dan pelatihan serta pendampingan memasak beberapa jenis kue dan minuman,” jelas Chandra Motik didampingi Waketum WIMA INA, Carmelita Hartoto di Jakarta, Minggu (7/3).

Salah satu peserta pelatihan, Miya, yang juga Ketua Yayasan Disabilitas Kreatif Indonesia, mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar WIMA INA atas kesempatan pelatihan, pendampingan dan pemberian peralatan. Dimana kegiatan itu sangat membantu agar selalu berkreasi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

(Bayu/MN)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *