Categories: KKPTerbaru

Nota Diplomatik Siap Dilayangkan Pemerintah Atas Tindakan Coast Guard Tiongkok

Menlu-Retno-Marsudi-dan-Menteri-KP-Susi-Pudjiastuti akan layangkan Nota Diplomatik terkait tindakan Coast Guard Tiongkok

Maritimnews, Jakarta – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri akan melayangkan nota diplomatik atas tindakan yang dilakukan Coast Guard Tiongkok terhadap penggagalan penangkapan kapal ilegal KM Kway Fey oleh Kapal Pengawas (KP) Hiu 11. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menegaskan bahwa peristiwa yang dilakukan oleh pihak Tiongkok tersebut sama saja dengan tidak menghargai kedaulatan wilayah Indonesia, sehingga pemerintah akan memanggil Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Jakarta.

Ia mengemukakan bahwa pihaknya telah membahas hal tersebut dan mengadakan rapat dengan pihak Kementerian Luar Negeri. Menteri Susi juga akan mengambil langkah lanjutan berupa pengajuan protes dengan nota diplomatis.

“Saya akan protes keras dengan nota diplomatis, ” tegas Menteri Susi saat konferensi pers di Jakarta, (21/3).

Kejadian tersebut berawal saat KM Kway Fey 10078 pada Sabtu (19/3) sekitar pukul 14.15 WIB terlihat berada di wilayah perairan Indonesia. KP Hiu 11 milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang saat itu berada di posisi terdekat dari kapal tersebut kemudian melakukan pengejaran.

“Kapal tidak mau berhenti. Pihak Kapal Pengawas lalu memberikan tembakan peringatan, namun kapal tersebut tetap berusaha melarikan diri dengan zig zag, sehingga KP Hiu 11 mendekat,”  ungkap Menteri Susi.

Wanita kelahiran Pangandaran itu menambahkan, setelah tiga orang personel KP Hiu 11 melompat ke kapal tangkapan dan berhasil melumpuhkannya. Delapan ABK Kapal tangkapan dipindahkan ke KP Hiu 11. Kemudian saat tiga personel KP Hiu 11 yang berada di atas KM Kway Fey 10078 akan membawa kapal tangkapan itu, tiba‐tiba ada satu kapal Coast GuardTiongkok.

KP Hiu mencoba menghubungi dengan radio ke Coast Guard Tiongkok namun tidak ada jawaban. Selanjutnya KP Hiu menghubungi Lanal memberitahukan perihal kejadian tersebut, setelah kapal Coast Guard mendekat lalu mereka menyorot dengan lampu sorot dan menabrakan kapal tangkapan supaya tidak bisa ditarik. Setelah kapal tangkapan berhenti dan melihat ada tiga anggota Kapal Hiu 11 di dalam kapal tersebut mereka pun tidak jadi naik namun tetap mengawasinya.

Kapal tangkapan pun rusak akibat ditabrak. Untuk mengindari hal‐hal yang tidak diinginkan terjadi, tiga personel KP Hiu 11 tersebut kemudian pindah kembali ke KP Hiu 11 dan meninggalkan kapal tangkapan.

“Seluruh awak Kapal Pengawas selamat, dengan 8 ABK Tiongkok dibawa oleh KP Hiu 11 diarahkan ke pulau Tiga Natuna untuk proses lebih lanjut. Ini Sebuah tindakan yang sangat berani, kita apresiasi, wonderful brave, keberanian yang luar biasa. Mereka orang sipil luar biasa, negara wajib memberi penghargaan,” pungkasnya. (TAN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

PTP Nonpetikemas Dorong Peningkatan Kompetensi TKBM di Pelabuhan Panjang

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada 10…

8 hours ago

DANANTARA dan Tugas Sejarah Transformasi Ekonomi Nasional Bagi Keadilan Sosial Rakyat

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom Indonesia sedang memasuki sebuah fase penting dalam perjalanan ekonomi nasional.…

2 days ago

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

1 week ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

1 week ago

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

1 week ago

FSP BUMN Bersatu Dukung RUU Ketenagakerjaan, Adaptif Dengan Perubahan Ekosistem Berusaha

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…

1 week ago