Categories: sosial budayaTerbaru

Ziyad Falahi: Reklamasi Jakarta akan Jadi Kuburan para Pengusaha Properti

Masterplan Reklamasi Teluk Jakarta.

Maritimnews, Jakarta – Kontroversi seputar pro dan kontra reklamasi pantai utara Jakarta tidak hanya dipandang dari segi lingkungan hidup. Di balik alasan Gubernur Ahok untuk mengatasi banjir Jakarta, kita juga perlu mengamati implikasi dari ulah segelintir orang yang ingin mengeruk keuntungan gila-gilaan dari megaproyek tersebut. Hal itu disampaikan oleh akademisi dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Ziyad Falahi Minggu (19/3)

Ziyad Falahi menjelaskan bahwasanya sektor properti secara nasional mengalami penurunan drastis tahun 2015. Oleh karena itu, tahun 2016 akan menjadi tahun pelampiasan bagi pengusaha perumahan, real estate, dan apartemen untuk mengeruk sebesar-besarnya keuntungan di tengah keterbatasan lahan di Jakarta. Di sisi lain, pembebasan lahan di luar wilayah Jakarta tidaklah mudah karena harga yang semakin meningkat.

“Keputusan Presiden Jokowi tahun 2016 yang memberikan izin kepemilikan properti bagi WNA ditambah izin pelaksanaan reklamasi dari Gubernur Ahok kepada pengusaha properti merupakan satu satunya cara menyelamatkan perusahaan properti agar tidak bangkrut akibat gagalnya pemasaran tahun 2015, namun karena harga tanah di Jakarta terus menerus naik, maka cara yang paling murah dan menguntungkan adalah dengan Reklamasi,” ujar Ziyad.

Namun sayangnya, langkah para taipan-taipan tersebut untuk reklamasi Pantai Utara Jakarta justru mendorong ke arah bubble property. Bahkan jikalau pun reklamasi sukses implikasinya, harga rumah, tanah dan apartemen, khususnya di Jakarta semakin meningkat drastis sehingga berpotensi meningkatkan angka kredit macet. Fakta di Jakarta mengikuti apa yang terjadi di China yang sedang mengalami stagnasi properti, akibat pembangunan properti besar besaran namun tidak memperhatikan daya beli masyarakat.

Ironis, investor sektor Housing-estate nasional sedang bersemangat mengembangkan bisnis tahun 2016, tapi Indonesia masih berkutat pada masalah regulasi, undang undang Tax Amnesty, undang undang lalu lintas devisa yang menyebabkan ketidakpastian hukum dalam penanganan krisis.  Belum lagi, tahun 2016 menjadi ajang perebutan sengit rumah dan lahan antara warga negara asing (WNA) dan warga Indonesia pribumi pasca berlakunya masyarakat ASEAN.

Oleh karena itu, Ziyad menghimbau pada segenap masyarakat untuk tidak beramai ramai menjual tanah pada developer. Kalau pun terjadi penjualan, sebaiknya dilakukan secara perseorangan dalam jumlah yang sewajarnya. Karena jika pembangunan perumahan dilakukan jor-joran, sebagai hasilnya pribumi akan kalah bersaing dan terusir secara perlahan karena pendapatannya dibawah WNA.

“Masyarakat Indonesia harus bersyukur masih punya tanah, janganlah mudah tergoda syahwat ingin pegang uang banyak di kala ekonomi tidak menentu karena harga tanah pasti langsung dinaikkan oleh developer, apalagi jika reklamasi ini tetap dilanjutkan, akan menjadi kuburan  pengusaha properti Indonesia!” pungkasnya.(TAN)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

IPC TPK Dorong Sportivitas Bersama Badminton Competition 2026

Jakarta (Maritimnews) - Komitmen PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) untuk tidak hanya unggul dalam…

4 days ago

Pasca QCC Baru, Tingkatkan Produktivitas Layanan IPC TPK Panjang

Bandar Lampung (Maritimnews) - Kehadiran Quay Container Crane (QCC) tipe Post Panamax di IPC TPK…

4 days ago

Semester I/2026, Throughput IPC TPK Meningkat 7 Persen

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja operasional yang solid…

1 week ago

Mengawal Meritokrasi BUMN; Mengapa JOB BIDDING Jangan Menjadi Alat Menghukum Pengalaman

Oleh: Djusman H Umar Praktisi Ketenagakerjaan & Ketua Harian Federasi BUMN Bersatu (FSP BUMN Bersatu)…

1 week ago

Setetes Harapan di Hari Jadi IPC TPK, Himpun 128 Kantong Darah

Jakarta (Maritimnews) – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK)…

2 weeks ago

Pelindo Terminal Petikemas Terima Dua Penghargaan Ajang GSPI ASRI 2026

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas meraih penghargaan dalam ajang Green and Smart Port…

2 weeks ago