Categories: EkonomiTerbaru

Gagas CPOPC, Pemerintah Tegaskan tidak Abaikan Prinsip Sustainable

Deputi I Kemenko Maritim dan Sumber Daya Arif Havas Oegroseno (kedua dari kanan) menyampaikan keterangan mengenai CPOPC kepada wartawan di Gedung BPPT I, (11/4/16)

MNOL, Jakarta – CPOPC (Council of Palm Oil Producing Countries) atau Dewan Negara-negara Penghasil Minyak Sawit, yang digagas oleh pemerintah Indonesia bersama pemerintah Malaysia tetap memperhatikan prinsip sustainable. Hal itu disampaikan oleh Deputi I Kemenko Maritim dan Sumber Daya Arif Havas Oegroseno dalam sebuah pertemuan dengan wartawan di Gedung BPPT I, Jakarta, (11/4/16).

Menurut Havas, sustainable menjadi prinsip yang diemban pemerintah ketika banyaknya tuntutan, terutama dari LSM yang menyorot banyaknya kerusakan lingkungan akibat perkebunan sawit.

“Dalam standar yang kita buat bersama pendiri CPOPC, setiap pengusaha sawit itu harus ada CSR-nya, bagaimana tenaga kerjanya dan tidak boleh ada lahan gambut dalam pengembangannya. Tidak terlepas praktik sustainable menjadi standar utama dalam pelaksanaan program ini,” ungkap Havas.

Lebih lanjut, mantan Dirjen Hukum dan Perjanjian Internasional Kementerian Luar Negeri itu menuturkan dalam proses penetapan tersebut pihaknya sudah mengundang para LSM untuk duduk bersama.

“Kita sudah undang LSM cuma mereka tidak hadir, padahal kita ingin mendengar apa keluhan mereka sehingga sama-sama kita cari permasalahannya,” tambahnya.

Dia menambahkan dalam permasalahan seperti ini sudah selayaknya semua pihak harus duduk bersama dan mengenyampingkan emosi. Kemudian mengenai data sebagai dasar dalam pembuatan suatu policy juga harus jelas.

“Datanya harus jelas dan pasti, jangan mengawang-awang,” tegasnya.

Masih kata Havas, dalam komoditas strategis seperti perikanan, kayu dan sawit prinsip sustainable harus dikedepankan agar kelestarian lingkungan dapat terjaga. Selanjutnya dia menegaskan bahwa negara-negara produsen kelapa sawit juga harus mampu menetapkan standar.

“Forum ini dibentuk agar bagaimana negara produsen juga menetapkan standar. Jangan seperti yang sudah-sudah, misalnya Prancis membeli 100 juta ton lalu dia yang menetapkan standar, tidak bisa begitu,” tandasnya.

Dewan CPOPC ini resmi dibentuk dalam waktu 2 bulan. Lewat dewan ini diharapkan daya saing dan harga CPO Indonesia – Malaysia di pasar internasional akan lebih baik.

Sambung Havas, Indonesia akan menjadi House Country Agreement. Hal itu berdasarkan kesepakatan antara Indonesia – Malaysia beserta negara-negara anggota CPOPC lainnya.

“Sama kayak ASEAN perlu ada kesekretariatan. Rencananya kesekretariatan itu ada di Jakarta yang diketuai oleh sauadara Benny Wahyudi,” pungkasnya.

Dalam pengembangan industri sawit, pemerintah berencana akan membentuk Green Economic Zone yang merupakan wilayah industri hilir sawit yang ramah lingkungan dan akan berlokasi di wilayah Indonesia. (TAN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

IPC TPK Dorong Sportivitas Bersama Badminton Competition 2026

Jakarta (Maritimnews) - Komitmen PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) untuk tidak hanya unggul dalam…

7 days ago

Pasca QCC Baru, Tingkatkan Produktivitas Layanan IPC TPK Panjang

Bandar Lampung (Maritimnews) - Kehadiran Quay Container Crane (QCC) tipe Post Panamax di IPC TPK…

1 week ago

Semester I/2026, Throughput IPC TPK Meningkat 7 Persen

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja operasional yang solid…

2 weeks ago

Mengawal Meritokrasi BUMN; Mengapa JOB BIDDING Jangan Menjadi Alat Menghukum Pengalaman

Oleh: Djusman H Umar Praktisi Ketenagakerjaan & Ketua Harian Federasi BUMN Bersatu (FSP BUMN Bersatu)…

2 weeks ago

Setetes Harapan di Hari Jadi IPC TPK, Himpun 128 Kantong Darah

Jakarta (Maritimnews) – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK)…

2 weeks ago

Pelindo Terminal Petikemas Terima Dua Penghargaan Ajang GSPI ASRI 2026

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas meraih penghargaan dalam ajang Green and Smart Port…

2 weeks ago