Rakernas II APMI, Tingkatkan Peran Pemuda sebagai Katalisator Poros Maritim

Foto Bersama – Para Pengurus DPP APMI di Gedung CINAPS usai Rakernas hari pertama.

MNOL, Jakarta – Sebagai bagian dari program kerja tahunan APMI (Asosiasi Pemuda Maritim Indonesia), Rapat Kerja Nasional II APMI telah diselenggarakan pada Sabtu-Minggu (14 -15 Mei 2016) bertempat di CINAPS 69 Cikini, Jakarta. Tema Rapat Kerja Nasional Kali ini adalah ‘Pemuda sebagai Katalisator Indonesia Menuju Poros Maritim Dunia’.

Dengan hasil dari Rakernas ini, diharapkan APMI dengan berbagai program kerja yang dirancang dapat bergerak secara sinergis dan strategis untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Sebagai pembuka Rapat Kerja Nasional, APMI turut mengundang Praktisi muda Guspiabri Sumowigeno dalam acara talk show pembuka Rapat Kerja Nasional dengan tema: Diplomasi Kemaritiman. Pria yang concern pada bidang geopolitik dan diplomasi itu membahas tentang kedaulatan wilayah maritim Indonesia, Diplomasi maritim perebutan wilayah laut, serta bagaimana posisi Indonesia seharusnya sekarang ini dengan sudah seharusnya berfikir untuk menguasai maritim dunia sebagai bagian dari program poros maritim dunia.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan pembahasan Rencana Strategis APMI oleh Sekretaris Jenderal APMI Ahlan Zulfakhri dan diteruskan dengan presentasi program kerja 6 Koordinator Bidang APMI yakni Bidang Pengembangan Potensi Maritim; Politik, Hukum, dan Keamanan Maritim; Riset dan Teknologi Kemaritiman; Organisasi dan Sumber Daya Manusia; Hubungan Masyarakat & Luar Negeri; Ekonomi dan Sosial Maritim.

Acara Rapat Kerja Nasional hari pertama ditutup dengan closing statement dari Ketua Umum APMI yaitu Renaldi Bahri Tambunan. Dengan suatu kesimpulan mengenai efektivitas konsolidasi antar lembaga untuk mendukung program kerja APMI selama satu tahun.

Agenda hari kedua sebagai bagian dari Rapat Kerja Nasional adalah kunjungan ke Desa pemberdayaan swadaya nelayan di Cilincing, Jakarta Utara dengan pusat kegiatan dilaksanakan di PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Mutiara Bambu yang didirikan secara swadaya oleh masyarakat nelayan sekitar. Turut hadir juga Pembina APMI yaitu Nino Krisnan. Kegiatan tersebut dipandu oleh Ketua DPW DKI Jakarta Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Muhammad Taher sebagai tokoh nelayan di Cilincing, dan beberapa pemuda nelayan sekitar.

Diskusi dan pembahasan di antaranya seputar bagaimana pengaruh reklamasi terhadap keberlangsungan hidup nelayan di Teluk Jakarta. Beberapa contoh yang dikemukakan oleh Taher adalah jumlah tangkapan ikan yang menurun dikarenakan air laut sudah tercemar oleh limbah sehingga nelayan harus melaut lebih jauh lagi.

Tentunya hal ini akan meningkatkan biaya bahan bakar nelayan dan semakin menyulitkan kehidupan nelayan yang saat ini makin rendah taraf hidupnya. Selain itu, yang menjadi sorotan pembahasan adalah kerang hijau yang menjadi sumber budidaya di Cilincing.

Acara kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke pesisir untuk melihat bagaimana kondisi kapal nelayan saat ini . Acara di hari kedua Rakernas itu ditutup dengan penyerahan buku dan alat tulis dari APMI kepada pimpinan PAUD Mutiara Bambu. (Tan)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

View Comments

  • Pemuda harus mempersiapkan diri dengan baik untuk mebawa Indonesia menjadi Negara "POROS MARITIM DUNIA"..#SALAM PEMUDA#BERLAYAR TERUS APMI#

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

IPC TPK Dorong Sportivitas Bersama Badminton Competition 2026

Jakarta (Maritimnews) - Komitmen PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) untuk tidak hanya unggul dalam…

4 days ago

Pasca QCC Baru, Tingkatkan Produktivitas Layanan IPC TPK Panjang

Bandar Lampung (Maritimnews) - Kehadiran Quay Container Crane (QCC) tipe Post Panamax di IPC TPK…

5 days ago

Semester I/2026, Throughput IPC TPK Meningkat 7 Persen

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja operasional yang solid…

1 week ago

Mengawal Meritokrasi BUMN; Mengapa JOB BIDDING Jangan Menjadi Alat Menghukum Pengalaman

Oleh: Djusman H Umar Praktisi Ketenagakerjaan & Ketua Harian Federasi BUMN Bersatu (FSP BUMN Bersatu)…

1 week ago

Setetes Harapan di Hari Jadi IPC TPK, Himpun 128 Kantong Darah

Jakarta (Maritimnews) – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK)…

2 weeks ago

Pelindo Terminal Petikemas Terima Dua Penghargaan Ajang GSPI ASRI 2026

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas meraih penghargaan dalam ajang Green and Smart Port…

2 weeks ago