Categories: TerbaruTNI AL

Koarmabar Lakukan Pengkajian Akademis Pembangunan Infrastruktur Pangkalan TNI AL Terpadu

 

Pangarmabar Laksamana Muda TNI A. Taufiq R dan Prof. Dr. Bambang Riyanto

MNOL, Jakarta – Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmbar) Laksamana Muda TNI A. Taufiq R., menerima paparan tentang selesainya pengkajian secara akademis pembangunan infrastruktur Pangkalan TNI Angkatan Laut Terpadu dari Tim Pengkajian Institut Teknologi Bandung (ITB) di Aula Yos Sudarso, Markas Komando (Mako) Koarmabar, Jalan Gunung Sahari Raya No.67 Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Tim dari ITB yang dipimpin Wakil Rektor Bidang RIM Prof. Dr. Bambang Riyanto beserta sembilan orang memaparkan tentang pembangunan Pangkalan TNI Angkatan Laut dalam bentuk naskah feasibility study, maket brankat dan simulasi tiga dimensi. Pangkalan yang rencananya akan dibangun di Teluk Ratai, Lampung tersebut akan dilengkapi dengan fasilitas pemeliharaan pangkalan, pangkalan satuan-satuan lengkap dengan fasilitas pendukung mulai dari tempat pengisian bahan bakar dan air bersih untuk kapal-kapal, fasilitas kesehatan dan sarana olahraga beserta swalayan.

Sementara itu, Pangarmabar Laksamana Muda TNI A. Taufiq R., mengatakan, kesempatan ini merupakan momentum berharga bagi Koarmabar bisa bertemu dengan Tim dari ITB yang telah menyelesaikan pembuatan produk akademik tentang pembangunan pangkalan di Lampung dalam bentuk naskah feasibility study, maket brankat dan simulasi tiga dimensi.

Lebih lanjut, Pangarmabar mengatakan, sebagai negara yang menjadi titik tumpu dua samudera, Indonesia memiliki kewajiban untuk membangun kekuatan pertahanan maritim. Hal ini diperlukan bukan saja untuk menjaga kedaulatan dan kejayaan maritim, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab Koarmabar dalam menjaga keselamatan pelayaran dan keamanan maritim.

Kebijakan tersebut merupakan dampak dari geostrategi bangsa yang merupkan pusat perlintasan perdagangan dunia khususnya di perairan Laut Natuna, Selat Malaka dan Samudera Hindia. Dengan situasi tersebut, menjadikan Indonesia negara yang penting bagi dunia internasional. Hal ini sangat menguntungkan dan harus mampu dimanfaatkan secara optimal ditinjau dari geoekonomi bangsa demi mewujudkan pembangunan nasional.

Oleh karena itu, menurut Pangarmabar Laksamana Muda TNI A. Taufiq R., apa yang telah dihasilkan oleh Tim ITB dengan produk akademik menjadi pedoman, referensi dan acuan dengan memegang visi “terwujudnya kondisi di wilayah Koarmabar yang aman dan terkendali melalui penegakan kedaulatan dan hukum di laut”. Dengan visi itu, Koarmabar bertekad mewujudkan sistem pertahanan nasional yang merupakan bagian dan sinkronisasi dengan seluruh bangsa yang terpadu dan serasi.

Ditambahkan Pangarmabar, kebijakan pemerintah di bidang maritim tertuang dalam  Lima Pilar Poros Maritim Dunia, diantaranya menyebutkan dalam membangun suatu konstruksi sarana dan prasarana yang menjadi satu kesatuan. Selain itu, juga dalam menyiapkan daerah militer terpadu dengan mengedepankan profesionalisme dan kesatuan komando untuk menegakkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia demi mewujudkan TNI Angkatan Laut sebagai World Class Navy.

Hadir dalam paparan tersebut Kasarmabar Laksamana Pertama TNI Yudo Margono, S.E., Danguspurlaarmabar Laskamana Pertama TNI T.S.N.B. Hutabarat, M.M.S., Danlantamal III JakartaBrigadir Jenderal TNI (Mar) R.M. Trusono, S.Mn., serta pejabat utama Koarmabar. (Tan)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

RUPST Pelindo 2025: Kontribusi ke Negara Rp7,81 Triliun

Jakarta (Maritimnews) – Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 PT Pelabuhan…

2 days ago

IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

Jambi (Maritimnews) - Dalam rangka mendukung kelancaran ekspor kopi robusta asal Kerinci ke negara Mesir…

3 days ago

Januari – Mei 2026, Arus Penumpang Pelindo Regional 4 Melesat 10,2% YoY

Makassar (Maritimnews) - PT Pelindo (Persero) Regional 4 mencatat trafik arus penumpang selama periode Januari–Mei…

4 days ago

Januari – Mei 2026, Throughput IPC TPK Capai 1,49 Juta TEUs

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mencatat pertumbuhan arus petikemas sebesar 6,1 persen…

5 days ago

Direct Baru di IPC TPK, MV AS Carolina ke Tiongkok Selatan

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memperkuat konektivitas logistik internasional melalui pelayanan perdana…

1 week ago

IPC TPK ReWear Project & Seragam Bekas

Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menghadirkan langkah inovatif dalam mendukung keberlanjutan…

1 week ago