Selamat Ulang Tahun Jakarta, Sejarahmu Adalah Sejarah Maritim

Suasana Pelabuhan Sunda Kelapa saat ini.

MNOL – Jakarta, Hari ini, 22 Juni, tepat 489 tahun yang lalu, Fatahillah berhasil mengusir Portugis dari Sunda Kelapa dan serta merta merubah nama Sunda Kelapa menjadi Jayakarta, sebuah kata yang berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti “kemenangan yang diraih”.

Peristiwa inilah yang melandasi diperingatinya 22 Juni sebagai hari lahir kota Jakarta. Bisa dilihat bahwa dari sejarah awal berdirinya kota ini, berakar pada kemenangan merebut salah satu pelabuhan dagang terpenting di masa itu.

Berkembangnya Jakarta menajdi seperti sekarang ini tidak bisa dilepaskan dari peran pelabuhan dagang yang ramai dikunjungi pedagang dari berbagai belahan dunia pada masa itu. Hingga berabad – abad lamanya, Sunda kelapa menjadi salah satu pelabuhan penting dalam pelayaran dunia.

Tak heran apabila di daerah – daerah yang tidak terlalu jauh dari pelabuhan banyak terdapat perkampungan pendatang yang berasal jauh dari luar pulau bahkan dari Timur Tengah hingga hingga Eropa. Contohnya Kampung Ambon, Kampung Makassar, Kampung Melayu, Kampung Bali, Kampung Ambon, Kampung Koja (Arab), hingga Kampung Tugu (Portugis).

Keberadaan sentral pemukiman para pendatang tersebut turut membawa perubahan dalam budaya masyarakat kota yang pada hari ini disebut dengan Jakarta tersebut dan tentu saja banyak membawa hal – hal baru yang membuat kota ini semakin berkembang.

Saat ini, di masa modern di mana setiap segala sesuatunya berubah begitu cepat, Jakarta tetap menjadi barometer kemajuan bagi seluruh daerah di Indonesia. Pelabuhan Sunda Kelapa yang dahulu ramai pun masih beroperasi, kapal yang dilayaninya pun juga masih sama, yaitu kapal – kapal kayu.

Peran sebagai pelabuhan besar saat ini telah digantikan oleh Tanjung Priok, namun sejarah akan kebesaran Sunda Kelapa dan Jayakarta di masa lalu tetap melekat hingga kini. Dan tak bisa bisa dipungkiri bahwa kemajuan yang dicapai oleh Jakarta pada saat ini beranjak dari budaya maritim yang dibawa oleh orang – orang terdahulu yang memberikan warna dalam setiap perjalanan kota ini. Sehingga bisa dikatakan sejarah Jakarta adalah sejarah maritim.  Selamat ulang tahun Jakarta, semoga bertamabah baik dan khusus bagi dunia kemaritiman, semoga bisa menjadi penggerak  visi poros maritim dunia. (APS)

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Sasar Generasi Muda Jakarta Utara, IPC TPK Kenalkan Industri Peti Kemas

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menyelenggarakan program tanggung jawab sosial perusahaan bertajuk…

15 hours ago

Laba Bersih Kopkar TPK Koja Tahun Buku 2025 Meningkat 132%

Jakarta (Maritimnews) - Koperasi Karyawan (Kopkar) TPK Koja menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku…

19 hours ago

INSA Jaya Gelar RAC Ke XVIII, Andi Patonangi Ketua Masa Bakti 2026 – 2031

Jakarta (Maritimnews) - Setelah menjabat pengurus antar waktu (PAW), Andi S Patonangi ditetapkan secara aklamasi…

4 days ago

RUPST Pelindo 2025: Kontribusi ke Negara Rp7,81 Triliun

Jakarta (Maritimnews) – Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 PT Pelabuhan…

6 days ago

IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

Jambi (Maritimnews) - Dalam rangka mendukung kelancaran ekspor kopi robusta asal Kerinci ke negara Mesir…

7 days ago

Januari – Mei 2026, Arus Penumpang Pelindo Regional 4 Melesat 10,2% YoY

Makassar (Maritimnews) - PT Pelindo (Persero) Regional 4 mencatat trafik arus penumpang selama periode Januari–Mei…

1 week ago