Ketua Majelis BKI: BKI Perlu Dukungan Media untuk Capai World Class Society

MNOL, Jakarta – Ketua Majelis Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) Laksamana TNI (Purn) Dr Marsetio mengungkapkan perlunya dukungan media khususnya media online untuk mendukung BKI dalam upaya mencapai World Class Society atau badan klasifikasi berkelas dunia. Hal itu dia nyatakan ketika memberi sambutan dalam acara HUT BKI ke-52, di Hotel Borobudur, Jakarta, (26/7).

“BKI perlu menggandeng media khususnya online agar cepat diberitakan kepada masyarakat mengenai upaya BKI untuk menjadi anggota IACS (International Association of Classification Society-red) di tengah visi presiden poros maritim dunia,” ujar Marsetio.

Lulusan AAL tahun 1982 ini selanjutnya menuturkan selain dukungan media, secara internal perlu direformasi jajaran BKI. Hal itu dimaksudkan agar kualitas SDM BKI terjaga dan semakin membaik.

Marsetio yang juga merupakan tusan Khusus Menteri Perhubungan untuk IMO berkomitmen penuh membawa BKI sebagai satu-satunya badan klasifikasi di ASEAN yang terdaftar sebagai anggota IACS. Di samping sejalan dengan visi poros maritim, manfaat yang diperoleh BKI sebagai anggota IACS adalah diakuinya hasil klasifikasi kapal dari BKI oleh dunia internasional.

“BKI pernah mengklasifikasi kapal perang RI jenis Landing Platform Dock (LPD) KRI Banjarmasin-592 buatan PT PAL. Sewaktu kapal ini melintas di Terusan Suez untuk menghadiri World Expo Milano, kapal ini ditahan karena merupakan klasifikasi BKI,” bebernya.

Maka dari itu, jika BKI menjadi anggota IACS maka kasus seperti itu tidak terjadi lagi. Tentunya, kiprah BKI di dalam negeri juga semakin mendapat kepercayaan dari para galangan kapal serta INSA yang merupakan stakeholder BKI.

Dalam upaya mencapai anggota IACS, Marsetio mengaku langkahnya sudah tinggal beberapa tahap lagi. Seluruh persyaratan awal telah diterima oleh IACS sewaktu tim delegasi dari BKI berada di London awal bulan ini.

“Nanti perwakilan dari IACS akan mengecek langsung kondisi galangan kapal di Indonesia, entah galangan mana. Nah, maka itu kita harus mempersiapkan secara rapih supaya kepercayaan internasional itu,” terangnya.

Kendati demikian, Marsetio menyadari upaya BKI untuk menjadi anggota IACS juga tidak lepas dari dukungan seluruh stakeholder. Sehingga Marsetio berharap akan ada hubungan kerja sama yang baik dengan seluruh stakeholder.

“Tentu kami mohon dukungan dari setiap stakeholder BKI untuk sama-sama memperjuangkan nama bangsa di pentas internasional,” pungkasnya. (Tan)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Hingga Agustus 2026, Throughput Petikemas dan Kargo Tumbuh di Pelindo Regional 2

Jakarta (Maritimnews) - Aktivitas kepelabuhanan di wilayah kerja Pelindo Regional 2 mengalami pertumbuhan hingga Agustus…

5 hours ago

Pelindo Sosialisasikan Penataan Peta Peran Korporasi

Makassar (Maritimnews) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menyosialisasikan penataan peta peran korporasi kepada…

3 days ago

PMT Port Visit melalui Onboarding Budaya Perusahaan

Belawan (Maritimnews) - PT Pelindo Multi Terminal atau PMT memberikan pengalaman awal dunia kerja kepada…

3 days ago

Kebakaran Kontainer di NPCT1 Cepat Dipadamkan, Tidak Ada Korban

Jakarta (Maritimnews) - New Priok Container Terminal One (NPCT1) berhasil menangani kebakaran yang terjadi pada…

4 days ago

Breakfast With Leader Pelindo 4 Hadapi Perubahan Pelabuhan dan Streamlining

Makassar (Maritimnews) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 memperkuat komunikasi internal dan keterlibatan pegawai…

5 days ago

IPC TPK Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

Jakarta (Maritimnnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menerima dua penghargaan dalam ajang TOP GRC…

5 days ago