“BKI perlu menggandeng media khususnya online agar cepat diberitakan kepada masyarakat mengenai upaya BKI untuk menjadi anggota IACS (International Association of Classification Society-red) di tengah visi presiden poros maritim dunia,” ujar Marsetio.
Lulusan AAL tahun 1982 ini selanjutnya menuturkan selain dukungan media, secara internal perlu direformasi jajaran BKI. Hal itu dimaksudkan agar kualitas SDM BKI terjaga dan semakin membaik.
Marsetio yang juga merupakan tusan Khusus Menteri Perhubungan untuk IMO berkomitmen penuh membawa BKI sebagai satu-satunya badan klasifikasi di ASEAN yang terdaftar sebagai anggota IACS. Di samping sejalan dengan visi poros maritim, manfaat yang diperoleh BKI sebagai anggota IACS adalah diakuinya hasil klasifikasi kapal dari BKI oleh dunia internasional.
“BKI pernah mengklasifikasi kapal perang RI jenis Landing Platform Dock (LPD) KRI Banjarmasin-592 buatan PT PAL. Sewaktu kapal ini melintas di Terusan Suez untuk menghadiri World Expo Milano, kapal ini ditahan karena merupakan klasifikasi BKI,” bebernya.
Maka dari itu, jika BKI menjadi anggota IACS maka kasus seperti itu tidak terjadi lagi. Tentunya, kiprah BKI di dalam negeri juga semakin mendapat kepercayaan dari para galangan kapal serta INSA yang merupakan stakeholder BKI.
Dalam upaya mencapai anggota IACS, Marsetio mengaku langkahnya sudah tinggal beberapa tahap lagi. Seluruh persyaratan awal telah diterima oleh IACS sewaktu tim delegasi dari BKI berada di London awal bulan ini.
“Nanti perwakilan dari IACS akan mengecek langsung kondisi galangan kapal di Indonesia, entah galangan mana. Nah, maka itu kita harus mempersiapkan secara rapih supaya kepercayaan internasional itu,” terangnya.
Kendati demikian, Marsetio menyadari upaya BKI untuk menjadi anggota IACS juga tidak lepas dari dukungan seluruh stakeholder. Sehingga Marsetio berharap akan ada hubungan kerja sama yang baik dengan seluruh stakeholder.
“Tentu kami mohon dukungan dari setiap stakeholder BKI untuk sama-sama memperjuangkan nama bangsa di pentas internasional,” pungkasnya. (Tan)
Palembang (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) melanjutkan komitmen keberlanjutan dan kepedulian terhadap lingkungan…
Jakarta (Maritimnews) - Mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, antara lain sebagai…
Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menerima kunjungan lapangan dari Badan Perencanaan Pembangunan…
Pontianak (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Terminal Pontianak memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026…
Jakarta (Maritimnews) - Terminal Petikemas (TPK) Koja mengapresiasi kesabaran para pengemudi truk dan seluruh pengguna…
Jakarta (Maritimnews) - Pasca merger PT Pelabuhan Indonesia (Persero) pada tahun 2021, penerapan Single Grading…