Categories: GeopolitikHL

Konflik Laut Tiongkok Selatan Diprediksi akan Picu “Perlombaan Senjata” di Kawasan Asia Pasifik

Seoul, Korea Selatan- Memanasnya konflik di sekitar kawasan Laut Tiongkok Selatan diprediksi akan mendorong kenaikan anggaran pertahanan di kawasan Asia Pasifik selama lima tahun kedepan.

IHS Inc, salah satu lembaga strategis yang terkemuka di dunia mengungkapkan total belanja pertahanan regional diperkirakan akan meningkat hampir 23 persen dari $ 435 milyar pada 2015 menjadi $ 533 milyar pada tahun 2020.

“Pada tahun 2020, pusat gravitasi dari lanskap belanja pertahanan global diperkirakan akan terus bergeser secara bertahap dari negara maju di Eropa Barat dan Amerika Utara, ke arah pasar negara berkembang, terutama di Asia,” kata Paul Burton, direktur di IHS Jane.

“Dalam hal pertumbuhan secara keseluruhan di setiap kawasan antara tahun 2015 dan 2020, Asia Pasifik diperkirakan akan memperkuat posisinya sebagai mesin pertumbuhan pertahanan global” tambahnya.

Modernisasi militer dikawasan Asia Pasifik terkait dengan agenda politik di beberapa negara. “Sejumlah negara pantai di kawasan Laut Tiongkok Selatan tampaknya menanggapi sikap asertif Tiongkok di wilayah tersebut dan tidak ada tanda-tanda tren ini akan segera berakhir,” kata Craig Caffrey, analis utama di IHS Jane.

Menurut IHS Jane’ Defence Budget, antara 2016 dan 2020, Indonesia dan Vietnam diperkirakan akan meningkatkan anggaran pertahanan mereka pada tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 5 persen dan 6 persen. Sementara Cina akan melihat peningkatan 5 persen. Investasi dalam pengadaan pertahanan juga akan tumbuh pesat selama periode yang sama, sekitar 20 persen di Filipina, 30 persen di Cina dan 40 persen di Indonesia.

“Pemerintah Indonesia tampaknya berkomitmen untuk meningkatkan anggaran pertahanan secara signifikan,” kata Caffrey.

“Prospek ekonomi yang kuat di Indonesia, ditambahpemerintah berencana untuk meningkatkan anggaran pertahanan sebagai persentase dari PDB, akan memastikan bahwa pengeluaran meningkat militer pesat selama dekade berikutnya” tutupnya.

Sumber: @IHS_news

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Mahasiswa India Kunjungi IPC TPK, Destinasi Studi Banding

Jakarta (Maritimnews) – Berbekal semangat mewujudkan Operational Excellence, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) terus mengukuhkan…

9 hours ago

Mengintip Dapur Pelabuhan! Peserta MAGENTA Tur Eksklusif di IPC TPK

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menyambut kunjungan 46 peserta program Magang Generasi…

18 hours ago

Pelindo Pangkas Entitas, Model Pengelolaan jadi Active Management

Jakarta (Maritimnews) - Badan Pengaturan (BP) BUMN dan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia memutuskan…

22 hours ago

TPS dan PSL Hadirkan Dua Unit Container Scanner

Surabaya (Maritimnews) - Komitmen PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PSL) dan PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS)…

2 days ago

Sambut Pelindo Day, Makassar Gelar Turnamen Padel

Makassar (Maritimnews) - Dalam rangka menyambut Pelindo Day, yang diperingati setiap 1 Oktober, PT Pelindo…

3 days ago

Survey IDM: 89,3% Pengguna Puas, Layanan Pelindo Dinilai Cepat, Andal, dan Berorientasi Pelanggan

Selamat Hari PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) tanggal 1 Oktober 2026 untuk usia kelima tahun. Terus…

3 days ago