Tingkatkan Kualitas, IPC Logistic Semarang perlu Fasilitas Gudang Umum

fasilitas gudang

MNOL, Semarang – Perusahaan logistik/perusahaan forwarding (ekspor-impor) merupakan jasa distribusi barang dari tempat pengambilan barang ke tempat tujuan, dan juga menyediakan jasa gudang. Oleh karena itu IPC Logistic Semarang dalam hal ini sangat memerlukan gudang umum untuk mendukung kinerjanya secara optimal.

“Memiliki fasilitas gudang umum sangat dibutuhkan. Potensi pendapatan pun cukup besar dengan adanya gudang LCL atau konsol,” tutur Divisi Operasional IPC Logistic Semarang, Seno Wibowo kepada Maritimnews di Semarang, Senin (24/7).

Menurut Seno, prospek bisnis pergudangan di Semarang cukup bagus. Terdapat nilai lebih bagi Perusahaan Logistik dengan memiliki fasilitas gudang umum. Salah satunya, mendukung kinerja Marketing ketika menjalin costumer/mitra kerja. “Tim marketing berulang kali mendapat pertanyaan dari para costumer terkait fasilitas gudang,” ujarnya.

Nama IPC sejatinya dapat menjadi “amunisi tempur” bagi pasukan marketing dalam rangka menaklukkan pasar. Tentu sebagai Perusahaan plat merah (Badan Usaha Milik Negara) yang bergerak dibidang Logistik, memiliki gudang umum menjadi sangat penting. Nama besarnya IPC di kancah dunia usaha Logistik, khususnya di Semarang, Jawa Tengah merupakan performance tersendiri.

“Harapan kami dalam rangka meningkatkan produktifitas perusahaan, ke depan bersama keberadaan fasilitas gudang merupakan kesempatan bagi IPC Logistic Semarang menjadi perusahaan yang maju dan besar,” tambah Seno.

Sebagai gambaran, di kota Semarang, Kawasan Industri Candi (KIC) adalah pilihan menguntungkan untuk membuka bisnis pergudangan dikarenakan lokasinya dekat dengan bandara internasional Ahmad Yani dan juga dekat Pelabuhan Tanjung Emas. Salah satu pilihan tepat membuka bisnis pergudangan di daerah tersebut, dikarenakan KIC adalah kawasan industri terbesar se-Jawa Tengah dengan ± 1000 perusahaan yang bergerak di berbagai bidang.

Kerja sama dengan Wijaya Karya

Tahun 2016, IPC Logistic Semarang berhasil bekerja sama dengan PT Wijaya Karya (Wika), dan dipercaya menangani Door to Door dari pabrik sampai ke lokasi proyek. Kerjasama yang dilayani IPC Logistic Semarang adalah angkutan forwarding Jakarta-Entikong (proyek Wika diperbatasan), Jakarta-Batam (mengangkut Chemical), Surabaya-Dili negara Timor Leste (material pylon proyek construction of CPLP cable stayed bridge), dan Surabaya-Pontianak (mengangkut besi beton).(Bayu/MN)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

PTP Nonpetikemas Dorong Peningkatan Kompetensi TKBM di Pelabuhan Panjang

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada 10…

4 days ago

DANANTARA dan Tugas Sejarah Transformasi Ekonomi Nasional Bagi Keadilan Sosial Rakyat

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom Indonesia sedang memasuki sebuah fase penting dalam perjalanan ekonomi nasional.…

6 days ago

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

2 weeks ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

2 weeks ago

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

2 weeks ago

FSP BUMN Bersatu Dukung RUU Ketenagakerjaan, Adaptif Dengan Perubahan Ekosistem Berusaha

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…

2 weeks ago