Categories: HankamTerbaruTNI AL

Arti Penting Penguasaan Sandi Bagi Kolinlamil

Prajurit Kolinlamil sedang berlatih kemampuan komunikasi isyarat bendera semaphore.

MNOL – Jakarta, Puluhan prajurit Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) mengasah kemampuannya dalam bidang isyarat  Semaphore dan Telegrafis, Rabu (31/8) di Lapangan apel Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta.

Komandan Detasemen Markas (Denma) Kolinlamil Letkol Laut (P) Dewa Gede Bagus Oka, S.E. mengatakan bahwa Lattek prosedur komunikasi di kapal perang melalui isyarat semaphore dan telegrafis tersebut dilaksanakan agar para prajurit dapat terus meningkatkan kemampuannya terutama prajurit KRI selain juga sebagai prajurit matra laut tentu harus menguasai komunikasi isyarat ini.

“Latihan ini penting, sebagai bentuk mengasah pengetahuan dan kemampuan para prajurit baik yang di KRI maupun dipendirat,” jelasnya

Semaphore lanjutnya, merupakan alat komunikasi jenis visual jarak pendek yang digunakan hampir seluruh personil di dunia baik di kalangan sipil maupun militer. Karena jarak pendek setiap pengirim dan penerima tidak terhalang dalam penglihatan, pengiriman bisa menggunakan bendera atau dengan sarung tangan.

Menurutnya, pengiriman sandi melalui bendera semaphore yang dilaksanakan TNI AL pada umumnya menggunakan dua bendera yang masing-masing bendera berukuran 45 cm x 45 cm. Bentuk bendera persegi  merupakan penggabungan dua buah segitiga sama kaki yang berbeda warna.

Untuk warna yang digunakan lanjutnya, sebenarnya bisa bermacam-macam, namun yang lazim digunakan adalah warna merah dan kuning, dimana letak warna merah selalu berada dekat tangkai bendera.

Agar pengiriman dan penerimaan berjalan lancar, dalam pengiriman sandi melalui semapohore terdapat kode-kode tertentu yang sudah menjadi kesepakatan, misalnya sinyal “J” berarti berita akan dikirim dalam bentuk huruf, “K” siap menerima berita, “U-R” berita siap dimulai, “R” dapat diterima dengan baik, “A-R” berita selesai dan lainnya sebagainya.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

FSP BUMN Bersatu Memohon Putusan Bebas Murni Bagi 6 Karyawan PT APBS Pelindo

Jakarta (Maritimnews) – Enam terdakwa perkara dugaan korupsi proyek pengerukan alur pelayaran yang berkaitan dengan…

8 hours ago

Jelang HUT RI Ke-81, Pelindo Makassar Beri Layanan Kesehatan Gratis bagi 200 Warga Wajo

Makassar (Maritimnews) - Sebanyak 100 balita dan 100 lansia di Kecamatan Wajo, Kota Makassar, mendapatkan…

1 day ago

Aliansi Serikat Pekerja Tanjung Perak Bakal Gelar Aksi Solidaritas “Satu Terdampak Semua Bergerak”

Surabaya (Maritimnews) - Aliansi Serikat Pekerja Tanjung Perak akan menggelar aksi solidaritas di depan Pengadilan…

1 day ago

Analisis Penerbitan Perpres No.41/2026 tentang Penguatan Logistik Nasional

Ruang lingkup pengaturan Perpres ini meliputi Strategi Penguatan Logistik Nasional, Pengukuran Kinerja Logistik Nasional dan…

4 days ago

Sosialisasi PKB Pelindo dan SPPI, Komitmen Hubungan Harmonis

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) bersama Serikat Pekerja Pelabuhan Indonesia (SPPI) Bersatu Periode…

6 days ago

Delegasi Madagaskar Kunjungi IPC TPK dan Integrated Planning Control

Jakarta (Maritimnews) - Delegasi Pemerintah negara Madagaskar didampingi oleh tim Lembaga National Single Window (LNSW)…

7 days ago