Persiapan uji fungsi aeriam artileri Marinir TNI AL, tampak para prajurit sedang mempersiapkan drone sebagai alat bantu latihan.
MNOL – Sukabumi, dSetiawan di pantai Batu Bintang, Desa Cipatuguran, Kecamatan Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jum’at (12/08/2016).
Meriam Twin 35mm Towed AA Gun merupakan meriam produk PT. Norinco China generasi baru yang dirancang sesuai dengan kemajuan teknologi dan perkembangan kemampuan serangan udara dan mampu menembak rudal, peluru balistik serta pesawat tanpa awak (Drone).
Adapun spesifikasi yang dimiliki oleh meriam modern tersebut yaitu berkaliber 35mm, memiliki 2 laras, kecepatan menembak 1100 butir permenit, jarak tembak efektif 4000 m, ketinggian efektif penembakan 3000 m dengan kecepatan reaksi rata-rata 6,5 detik dan dikendalikan secara otomatis dari ruang radar AFF 902 FCS dengan menembak secara bersamaan atau juga bisa dikendalikan secara manual oleh 3 awak perpucuknya jika sistem otomatis tersebut mengalami kendala.
Dalam uji coba ini, sebanyak 4 pucuk Meriam Twin 35mm Towed AA Gun, 4 unit Power Suply Unit (PSU), 1 unit radar AF 902 FCS dan Ranrik Radar berkolaborasi menembak jatuh pesawat tanpa awak (Drone) yang sengaja diterbangkan sebagai sasaran tembak. Uji coba ini dilaksanakan guna melihat kemampuan menembak meriam yang rencananya akan memperkuat persentajaan Korps Marinir menjadi lebih modern khususnya Batalyon Artileri Pertahanan Udara-2 Marinir (Yonarhanud-2 Mar).
Usai melaksanakan uji fungsi, tim peninjau Kepala Staf Korps Marinir Brigjen TNI (Mar) Kasirun Situmorang, Komandan Pasmar-2 Brigjen TNI (Mar) Hasanudin, Irkormar Kolonel Marinir Bambang Priambodo beserta rombongan dari Kementerian Pertahanan, Mabes TNI, Mabesal dan pejabat teras di jajaran Korps Marinir menyaksikan langsung sistem kerja meriam modern tersebut. (APS)
Jakarta (Maritimnews) - Kunjungan Mahasiswa dan Mahasiswi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (UI) ke…
Pontianak (Maritimnews) - Dukungan perusahaan IPC Terminal Petikemas terhadap Asta Cita ke-4 Pemerintah Republik Indonesia…
Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Teluk Bayur bersama PT Pelabuhan Tanjung…
Jambi (Maritimnews) - Indonesia adalah produsen dan eksportir utama kayu manis global, menguasai sekitar 41%…
Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) memperkuat sinergitas optimalisasi Terminal Kijing Mempawah Kalimantan Barat…