Categories: Budaya MaritimTerbaru

Tim Ekspedisi Spirit of Majapahit Tiba di Tanah Air

Kapal Spirit of Majapahit

MNOL, Jakarta – Setelah berlayar menempuh rute Brunei Darussalam, Filipina, Taiwan, dan Jepang (Naha, Kagoshima, Toba, dan Tokyo), Kamis, 11 Agustus 2016 pukul 17.00 WIB tim ekspedisi Spirit of Majapahit kembali ke tanah air. Tim yang dinahkodai oleh Muhammad Amin Azis tersebut memiliki kru di antaranya Sugiyono, Syahrir, Andi Irham, Wahab, Andi Rahman, Muhammad Affan, Afif Ismunandar, Najib Hasanul Arifin, dan Sumitro.

Ekspedisi pelayaran ini merupakan bentuk kerja sama antara Kemenko Bidang Kemaritiman dan Yayasan Pencinta Majapahit yang diwujudkan dengan membuat replika kapal Majapahit. Kapal tersebut diberi nama Spirit of Majapahit. Tujuan ekspedisi tersebut dalam rangka napak tilas pelayaran Majapahit ke Jepang.

Sebagai bagian dari misi untuk mengangkat dan melestarikan nilai-nilai sejarah dan budaya maritim, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Kementerian Pariwisata, Japan Admiration Community dan Takushoku University telah mengoordinasikan persiapan dan pelaksanaan Ekspedisi Spirit of Majapahit 2016. Kegiatan ini meliputi napak tilas pelayaran Majapahit ke Jepang pada awal bulan Mei-Juli 2016 dengan rute Jakarta-Pontianak-Brunei Darussalam-Manila-Jepang.

Kapal layar Spirit of Majapahit dibuat sebagai simbol semangat budaya maritim Majapahit dan dijadikan monumen di Jepang. Di samping itu, direncanakan pula membuat museum baru Kapal Majapahit di Jepang dengan bantuan fasilitasi Kedutaan Besar Indonesia di Jepang. Selain itu, kapal Spirit of Majapahit juga ditujukan sebagai perwujudan kerja sama budaya Indonesia-Jepang.

Desain kapal Spirit of Majapahit dibuat mirip dengan desain kapal pada masa kerajaan Majapahit yakni memiliki cadik dengan panjang 100 meter dan di bagian lambung terdapat lobang untuk dayung. Tipe tersebut sama dengan kapal yang digunakan oleh kerajaan  Majapahit ketika melintasi kali Brantas menuju ke Trowulan.

Pada abad ke 13, kapal Majapahit beberapa kali melakukan pelayaran ke Okinawa dan beberapa tempat di Jepang. Kedua pihak telah melakukan hubungan bilateral yang dibuktikan dengan penemuan keris Majapahit di Okinawa dan penemuan pecahan keramik Imori kerajaan Jepang abad 13 di Trowulan, Jawa Timur.

Siang ini, Deputi IV Kemenko Maritim Safri Burhanuddin akan menerima tim tersebut di Gedung BPPT 2, Jakarta, (12/8). Tim akan diberikan pernghargaan karena telah mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. (Tan)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

Jambi (Maritimnews) - Dalam rangka mendukung kelancaran ekspor kopi robusta asal Kerinci ke negara Mesir…

8 hours ago

Januari – Mei 2026, Arus Penumpang Pelindo Regional 4 Melesat 10,2% YoY

Makassar (Maritimnews) - PT Pelindo (Persero) Regional 4 mencatat trafik arus penumpang selama periode Januari–Mei…

2 days ago

Januari – Mei 2026, Throughput IPC TPK Capai 1,49 Juta TEUs

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mencatat pertumbuhan arus petikemas sebesar 6,1 persen…

3 days ago

Direct Baru di IPC TPK, MV AS Carolina ke Tiongkok Selatan

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memperkuat konektivitas logistik internasional melalui pelayanan perdana…

5 days ago

IPC TPK ReWear Project & Seragam Bekas

Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menghadirkan langkah inovatif dalam mendukung keberlanjutan…

5 days ago

Koordinasi Logistik Membaik, Arus Kapal Pasca Lebaran Terkendali

Jakarta (Maritimnews) - Aktivitas kunjungan kapal dan arus petikemas pasca Lebaran di lingkungan IPC TPK…

1 week ago