Logo BMKG
MNOL – Jakarta, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofikasi (BMKG) telah merilis peringatan dini gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di seluruh wilayah perairan Indonesia. Peringatan dini mulai berlaku pada tanggal 2 Agustus 2016 pukul 07.00 dan akan berakhir pada 3 Juli 2016 pukul 07.00.
Dalam keterangannya peringatan ini mencakup dua kategori, yaitu kategori pertama dengan tinggi gelombang 1,25 m hingga 2,5 m dan kategori yang kedua dengan tinggi gelombang 2,5 m hingga 4.0 m.
Untuk ketegori yang pertama dengan tinggi gelombang 1,25 m – 2,5 m mencakup Selat Malaka bagian Utara, Perairan Utara Sabang, Perairan Timur, Kepulauan Simeuleu – Meulaboh, Perairan Timur Kepulauan Mentawai – Padang, Laut Sawu, Perairan Selatan Flores, Perairan Selatan Kupang – Pulau Rote, Laut Timor, Perairan Kepulauan Natuna, Kepulauan Anambas, Laut Natuna, Selat Akrimata bagian Utara, Selat Makassar bagian Selatan, Perairan Timur Bau – bau – Kepulauan Wakatobi, Laut Banda, Perairan Selatan Pulau Buru – Seram, Perairan Kepulauan Sermata – Kepulauan Tanimbar, Perairan Kepulauan Kai – Kepulauan Aru, Perairan Selatan P. Yos Sudarso, serta Laut Arafuru .
Sedangkan untuk kategori yang ke dua dengan tinggi gelombang 2,5 m hingga 4,0 m mencakup Laut Cina Selatan, Laut Andaman, Perairan Utara dan Barat Aceh, Perairan Barat Kepulauan Simeuleu – Kepulauan Mentawai, Perairan Bengkulu – Barat Lampung, Selat Sunda Bagian Selatan, Perairan Selatan Jawa – Pulau Sumba, Selat Bali bagian Selatan, Selat Lombok bagian Selatan, Selat Alas bagian Selatan, Samudera Hindia Barat Sumatera hingga Selatan Pulau Sumba. (APS)
Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus memperkuat komitmennya terhadap operasional pelabuhan yang…
Oleh: Arief Poyuono Komisaris PT Pelindo (Persero) Pelabuhan telah berkembang jauh melampaui sekadar pusat logistik.…
Surabaya (Maritimnews) – Pelindo menyelenggarakan rangkaian sosialisasi penerapan layanan tambahan berupa alat pemindai petikemas kepada…
Tenaga kerja pelabuhan dapat didefinisikan dengan berbagai cara. Dalam definisi sempit, tenaga kerja pelabuhan merujuk…
Jakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) kembali melanjutkan program Tanggung Jawab Sosial…
Oleh: Capt Ahmad Irfan, MSc (MICS) ex IIC KNKT KM. Senopati Nusantara, KM Tristar, KM…