Categories: EkonomiTerbaru

BKPM Minta Taiwan Investasi di Sektor Maritim

Pengusaha Taiwan diharapkan berinvestasi di Indonesia

MNOL, Jakarta – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menggelar pertemuan dengan Taipei Economic and Trade Office (TETO) di Jakarta, Selasa (6/9).

Melalui Direktur Perencanaan Investasi Agribisnis dan Sumber Daya Alam BKPM, Hanung Harimba menyebutkan, tujuan pertemuan itu agar pemodal dan pengusaha Taiwan dapat lebih bergairah dalam menanamkan modalnya di sektor maritim.

“Sektor maritim merupakan salah satu prioritas dalam rencana strategis kami sepanjang 2014-2019, di mana ada bidang galangan kapal, industri perikanan dan ruang pendingin yang bisa Anda masuki,” katanya.

Hanung juga menyebutkan, terdapat 225 proyek yang dapat digarap bersama antara pemerintah dengan swasta Taiwan.

Proyek tersebut meliputi  infrastruktur seperti pelabuhan laut hingga energi di laut dalam.

Padahal, sepanjang semester pertama 2016, Taiwan sudah merealisasikan 816 juta dolar AS investasi di Indonesia melalui industri kertas dan sekitar 400 juta dolar AS di industri logam.

Dan sekarang, BKPM meminta negara pecahan Tiongkok tersebut untuk menjarah potensi sektor maritim yang mencapai 1,2 triliun dolar AS.

“(Sebab) investasi Taiwan itu banyak di industri logam, semen dan peralatan elektronik. Memang masih belum banyak investasi di maritim. Maka kali ini diperkenalkan potensi investasi di sektor ini,” tandasnya.

Hanung menambahkan, investasi dari Taiwan penting bagi Indonesia yang tengah menuju fase industrialisasi. Taiwan sendiri, dikenal kuat dalam bidang industri karena memiliki teknologi mumpuni.

“Taiwan ini menarik karena dia kuat di industri, sementara kita kan ingin industrialisasi, juga kuat di teknologi. Jadi cocok sekali karena kita ingin kembangkan maritim dengan basis teknologi,” pungkas Hanung. (RM/MN)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Atasi Kepadatan, Pelabuhan Tanjung Wangi Kini Dilayani Empat Kapal

Banyuwangi (Maritimnews) - Aktivitas bongkar muat kendaraan melalui kapal Roll On-Roll Off (Ro-Ro) di pelabuhan…

1 day ago

Pelindo Regional 4 dan Kejati Maluku Perkuat Sinergi Hukum

Makassar (Maritimnew) – Dalam rangka memperkuat sinergi dalam penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata…

2 days ago

Kemarau dan Kabut Asap Kalimantan, Partisipasi TPK Bagendang Salurkan 70 Tangki Air Bersih dan Masker

Kotawaringin Timur (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas melalui Terminal Peti Kemas (TPK) Bagendang berpartisipasi…

2 days ago

Hari Pelanggan Nasional 2026, IPC TPK Perkuat Sinergi Lewat Customer Rafting

Bogor (Maritimnews) – Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menyelenggarakan…

2 days ago

Agustus 2026, TPS Catat Throughput 128 Ribu TEUs

Surabaya (Maritimnews) - Kinerja arus petikemas (throughput) PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) untuk bulan Agustus…

2 days ago

Vessel Operational Disruption; Kapan Pengalihan Kapal Menjadi Pilihan Tepat

Oleh: SAFUAN - Doctor in Management Science Gangguan operasional merupakan salah satu risiko yang tidak…

4 days ago