Categories: TNI AL

Kenalkan Jiwa Bahari, UHT Surabaya dan Kolinlamil Gelar Joy Sailing

Para mahasiswa Universitas Hang Tuah Surabaya berbaris saat akan melaksanakan embarkasi ke KRI Teluk Bintuni 520.

MNOL – Surabaya, Sebanyak 1272 orang mahasiswa Unversitas Hang Tuah Surabaya mengikuti kegiatan “joy sailing” atau pelayaran dengan menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia Teluk Bintuni 520 di Perairan Alur Pelayaran Barat Surabaya, Senin (19/9).

Kegiatan pelayaran itu merupakan salah satu program studi lapangan tentang kemaritiman yang diselenggarakan Universitas Hang Tuah Surabaya bekerja sama dengan Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil).

Tujuan dari kegiatan Joy Sailing ini untuk mengenalkan jiwa kebaharian, memupuk mental dan kepribadian, siap membela negara  agar sebagai akademis UHT ikut peran serta membangun bangsa Indonesia sesuai almamater yang ditempuh.

Rombongan mahasiswa yang terdiri dari 1272 orang mahasiswa ditambah tim pendukung 120 orang melaksanakan embarkasi pada pagi hari didermaga Ende Selatan, Koarmatim.

“Acara joy sailing ini merupakan salah satu wahana untuk memupuk rasa nasionalisme dan cinta Tanah Air kepada generasi muda bangsa, khususnya mahasiswa,” kata Komandan KRI Teluk Bintuni 520, Letnan Kolonel Laut (P) Ahmad Muharam.

Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Universitas Hang Tuah Surabaya Dr. Viv Djanat Prasita, M.App.Sc berharap melalui kegiatan pelayaran dengan kapal perang TNI AL tersebut, para mahasiswa mendapat ilmu dan wawasan tentang kemaritiman.

“Selain itu, dari kegiatan ini para mahasiswa juga mendapatkan tambahan pengetahuan mengenai ilmu hukum laut internasional,” ujarnya.

KRI Teluk Bintuni 520 memiliki panjang 120 meter, dapat mencapai kecepatan 16.000 knot, didukung dua unit mesin yang masing-masing berkapasitas 3.285 KW. Keunggulan KRI Teluk Bintuni 520 dirancang untuk dapat mengangkut tank MBT Leopard TNI AD dan Tank BMP-3F Marinir. Memiliki spesifikasi panjang 120 meter, lebar 18 meter dan tinggi 7,8 meter serta draft 3 meter ini memiliki ketahanan di laut (endurance) selama 20 hari.

KRI Teluk Bintuni juga memiliki daya angkut sebanyak 10 Tank MBT Leopard, 476 orang berikut crew dan pasukan serta satu unit Helikopter. Termasuk juga mampu menjelajahi laut pada kondisi laut terburuk dengan jarak jelajah 7200 mil laut.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Pelindo Jamin Kelancaran Distribusi Bantuan Kemanusiaan di Aceh – Sumatera Utara

Medan (Maritimnews) - Sebagai bentuk dukungan terhadap misi kemanusiaan, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) menegaskan komitmennya…

11 hours ago

Pagar Laut Tangerang dan Ujian Keadilan Ekologis Negara

Kasus pagar laut di pesisir Kabupaten Tangerang merupakan pengingat bahwa persoalan lingkungan hidup tidak pernah…

1 day ago

NPCT 1 Pelabuhan Priok ECO Friendly, Hadirkan E-PM

Jakarta (Maritimnews) - Komitmen PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mendorong transformasi layanan kepelabuhanan, termasuk menghadirkan fasilitas…

1 day ago

Throughput IPC TPK Panjang Tahun 2025 Tumbuh Signifikan

Bandar Lampung (Maritimnews) - Transformasi layanan dan penguatan daya saing terminal berdampak pada peningkatan arus…

1 day ago

KNPI: Peran Bapenda Tangerang dan Lemahnya Pengawasan Kepala Daerah Buka Jalan Korupsi Tanah Kohod Pagar Laut Rp16,5 M

Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) menilai penerbitan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang…

2 days ago

Penguatan Operational & Service Excellence, Komitmen IPC TPK 2026

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memantapkan arah strategis perusahaan tahun 2026 melalui…

3 days ago