Categories: HLSDM MaritimTerbaru

Sertifikasi STCW 2010 Bagi Pelaut Bakal Digelar di Batam

Atase Perhubungan KBRI Singapura. Capt Bambang Gunawan

MNOL, Batam – Terdapat 26.000 pelaut Indonesia yang bekerja di Singapura, diperkirakan sebanyak 50 (lima puluh) persen yakni 13.000 pelaut terancam tidak bisa bekerja mulai 1 Januari 2017 jika belum memenuhi standard Standards of Training, Certifitation and Watchkeeping (STCW) Amandemen Manila 2010.

Oleh karena itu, Atase Perhubungan Kedutaan Besar RI untuk Singapura menjalin kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau guna memfasilitasi uji sertifikasi STCW 2010 di wilayah Batam, agar lebih dekat dengan Singapura.

“Uji Sertifikasi di Batam untuk menampung ribuan pelaut di Singapura, yang terancam tidak bisa bekerja lagi bila tidak memiliki STCW 2010,” kata Atase Perhubungan KBRI Singapura, Capt Bambang Gunawan kepada Maritimnews.

Terhitung 1 Januari 2017, seluruh pelaut yang bekerja di Singapura harus mengantongi STWC sesuai kesepakatan di Manila 2010. Bila tidak mengantongi STWC, maka puluhan ribu pelaut Indonesia tersebut terancam tidak mendapatkan pekerjaan.

“Saya minta tolong sekolah BP3IP di Jakarta untuk buka kelas jauh di Batam,” tambah Bambang.

Rencananya, sertifikasi bakal digelar di Universitas Batam dengan mendatangkan penguji dari Jakarta, pada bulan September 2016 sampai dengan selesai.

Menurut Bambang, waktu ujian akan berlangsung empat hingga enam jam, sehingga tidak merepotkan pelaut yang berada di Singapura. “Ujiannya tidak praktek, hanya assessment, wawancara saja,” ujarnya.

Selain pelaut Indonesia yang berada di Singapura, seluruh pelaut yang tinggal di sekitar Batam juga diperbolehkan mengambil uji sertifikat STCW Amandemen 2010. (Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Pelindo, KSOP, dan Pelni Kolaborasi Salurkan Bantuan untuk NTT

Jakarta (Maritimnews) - Bantuan untuk masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dihimpun…

21 hours ago

FSP BUMN Bersatu Dukung Program Streamlining Danantara

Jakarta (Maritimnews) - Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu mendukung program streamlining atau perampingan struktur…

3 days ago

Say No To IPO; Pelindo Lebih Bermanfaat Tanpa Pasar Modal

Oleh: Siswanto Rusdi, Direktur The National Maritime Institute (Namarin) Daya Anagata Nusantara (Danantara) merencanakan initial…

4 days ago

PTP Nonpetikemas Dorong Peningkatan Kompetensi TKBM di Pelabuhan Panjang

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada 10…

1 week ago

DANANTARA dan Tugas Sejarah Transformasi Ekonomi Nasional Bagi Keadilan Sosial Rakyat

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom Indonesia sedang memasuki sebuah fase penting dalam perjalanan ekonomi nasional.…

2 weeks ago

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

3 weeks ago