Categories: HankamTerbaruTNI AL

TNI AL Gagalkan Penyelundupan Beras Impor

Danlantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI S. Irawan, S.E., didampingi Asops Danlantamal IV, Asintel Danlantamal IV serta Danlanal Batam meninjau Kapal dan barang bukti di dermaga Batam, Minggu (18/9).

MNOL – Jakarta, Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) melalui Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) 4 Tanjungpinang berhasil menangkap upaya penyelundupan beras impor dari Singapura di perairan Sungai Belian, Batam Center, Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (18/9).

Penangkapan kapal tersebut berawal dari kegiatan patroli laut yang dilakukan oleh Tim WFQR 4 yang terdiri dari Unit 1/Jatanrasla dan Unit Intel Lanal Batam mendeteksi adanya sebuah kapal yang mencurigakan. Selanjutnya, Tim WFQR 4 bertindak cepat dengan melaksanakan penghentian, pemeriksaan dan penahanan (Henrikhan) terhadap kapal tersebut pada posisi 01° 09′ 32 ” LU – 104° 04′ 16″BT.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui kapal tersebut bernama KM Mulya Abadi jenis kargo kayu berbendera Indonesia dengan Nakhoda Idris dan 4 ABK serta membawa 10 orang penumpang sebagai tenaga bongkar muat. Sedangkan muatan yang diangkut berupa beras impor merk Cap Anak Terbang dengan berat kurang lebih 90 ton. Dari keterangan Nakhoda, kapal milik Saleh Toba tersebut membawa beras dari Singapura dan akan diedarkan di Kota Batam.

Ketika Tim WFQR 4 menanyakan surat-surat kelengkapan pelayaran, nakhoda KM Mulya Abadi tidak dapat menunjukannya. Menurut pengakuannya, dokumen kapal sudah dibawa naik oleh penjemput/guide alur masuk sungai Belian.

Saat ini, KM Mulya Abadi dalam keadaan kandas di pantai dan belum ada kegiatan bongkar muat. Selanjutnya kapal berikut muatannya akan segera di bawa ke Lanal Batam untuk dilaksanakan proses hukum lebih lanjut.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Pelindo Jamin Kelancaran Distribusi Bantuan Kemanusiaan di Aceh – Sumatera Utara

Medan (Maritimnews) - Sebagai bentuk dukungan terhadap misi kemanusiaan, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) menegaskan komitmennya…

10 hours ago

Pagar Laut Tangerang dan Ujian Keadilan Ekologis Negara

Kasus pagar laut di pesisir Kabupaten Tangerang merupakan pengingat bahwa persoalan lingkungan hidup tidak pernah…

1 day ago

NPCT 1 Pelabuhan Priok ECO Friendly, Hadirkan E-PM

Jakarta (Maritimnews) - Komitmen PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mendorong transformasi layanan kepelabuhanan, termasuk menghadirkan fasilitas…

1 day ago

Throughput IPC TPK Panjang Tahun 2025 Tumbuh Signifikan

Bandar Lampung (Maritimnews) - Transformasi layanan dan penguatan daya saing terminal berdampak pada peningkatan arus…

1 day ago

KNPI: Peran Bapenda Tangerang dan Lemahnya Pengawasan Kepala Daerah Buka Jalan Korupsi Tanah Kohod Pagar Laut Rp16,5 M

Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) menilai penerbitan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang…

2 days ago

Penguatan Operational & Service Excellence, Komitmen IPC TPK 2026

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memantapkan arah strategis perusahaan tahun 2026 melalui…

3 days ago