Kapal Layar Latih Pengganti KRI Dewaruci Resmi Diluncurkan

Menhan, KSAL, beserta para petinggi Freire Shipyard merayakan keberhasilan penyelesaian pembuatan Kapal Layar Latih pengganti KRI Dewa Ruci.

MNOL – Madrid, Kapal Layar Latih pengganti Dewaruci resmi diluncurkan oleh Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu didampingi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., yang ditandai dengan pemotongan pita dan penekanan tombol gauk, di Galangan Kapal Freire, Spanyol, Senin (17/10) sekitar pukul 14.30 waktu setempat atau pukul 20.30 Wib.

Dalam sambutannya Menteri Pertahanan menyampaikan selamat kepada CEO Freire Shipyard atas terselenggaranya pembangunan Kapal Layar Latih pengganti Dewaruci, diharapkan pengerjaannya dapat terselesaikan sesuai jadwal yang ditetapkan sehingga kapal tersebut dapat segera dioperasikan untuk mendidik calon-calon perwira TNI Angkatan Laut sebagai Kapal Layar Latih pengganti Dewaruci. “Dengan kepercayaan yang diberikan, semoga momentum kerja sama antara Indonesia dan Spanyol dapat terus ditingkatkan”, jelas Menhan.

Acara peluncuran tersebut dilanjutkan dengan penandatangan berita acara Peluncuran Kapal Layar Latih NB705 oleh Komandan Satgas Proyek Pengadaan Kapal Layar Latih Laksamana Pertama TNI Didin Zainal Abidin dan CEO Freire Shipyard dan ditandai dengan kapal latih masuk ke air (floating). Kegiatan tersebut diakhiri dengan pertukaran plakat dan cinderamata.

Rancangan teknis kapal layar tiang tinggi itu, memiliki ukuran panjang totalnya 111,20 meter, lebar 13,65 meter, kedalaman draft 5,95 meter, dan tinggi maksimal tiang layar 49 meter dari permukaan dek atas. Kapal kelas Bark (Barque, bahasa Inggris) tiga tiang itu akan memiliki 26 layar dengan luas keseluruhan layar 3.352 meter persegi. Ketinggian dek utamanya 9,20 meter dari permukaan laut.

Keistimewaan kapal ini terletak pada instrumen navigasi pelayarannya yang lebih canggih, instrumen pemurnian air laut menjadi air tawar, hingga alat komunikasi dan data digitalnya. Pada saat peluncuran ini kondisi kapal sudah sampai pada tahap pembangunan badan kapal dan pemasangan mesin. Kemudian akan dilaksanakan pemasangan tiang, berbagai instalasi pendukung dan pemasangan interior serta kelengkapan lainnya.

Pada bulan Mei 2017 mendatang, setelah dilaksanakan sea trial dan pembangunan dinyatakan selesai, selanjutnya akan dilaksanakan penyerahan kapal. Direncanakan kapal yang akan diberi nama KRI Bima Suci ini, akan tiba di Tanah Air pada bulan Juli 2017 yang akan datang.

Kapal layar tiang tinggi baru TNI AL yang menggantikan KRI Dewaruci yang telah beroperasi sejak tahun 1953, rencananya akan ditempatkan di Dermaga tersendiri di dalam lingkungan Markas Komando Armada Kawasan Timur TNI AL, di Surabaya.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Vessel Operational Disruption; Kapan Pengalihan Kapal Menjadi Pilihan Tepat

Oleh: SAFUAN - Doctor in Management Science Gangguan operasional merupakan salah satu risiko yang tidak…

14 hours ago

Dukung Asta Cita dan SDGs, IPC TPK Perkuat Kebersihan Palembang

Palembang (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) melanjutkan komitmen keberlanjutan dan kepedulian terhadap lingkungan…

1 day ago

IPC TPK Dukung Rehabilitasi Mangrove Nasional bersama The North Green Movement

Jakarta (Maritimnews) - Mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, antara lain sebagai…

1 day ago

IPC TPK Paparkan Kinerja Operasional Real Time kepada Bappenas RI

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menerima kunjungan lapangan dari Badan Perencanaan Pembangunan…

1 day ago

Hari Pelanggan Nasional 2026, IPC TPK Pontianak Perkuat Sinergi dikondisi Karhutla

Pontianak (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Terminal Pontianak memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026…

1 day ago

Proses Transisi Operasional, TPK Koja Apresiasi Trucking

Jakarta (Maritimnews) - Terminal Petikemas (TPK) Koja mengapresiasi kesabaran para pengemudi truk dan seluruh pengguna…

3 days ago