Pelabuhan Teluk Bayur, Hub Port CPO Pelindo II Layani 100℅ Direct Call

GM Pelabuhan Teluk Bayur, Ir Mulyadi

MNOL, Padang- Eksistensi Pelabuhan Teluk Bayur sebagai pelabuhan kebanggaan Sumatera Barat semakin terbukti seiring menggeliatnya kegiatan bongkar muat komoditi Semen dan Crude Palm Oil (CPO). Kegiatan bongkar muat CPO pada tahun 2015 mencapai 2.571.880 ton, sementara Semen sebesar 3.114.831 ton. Dapat dikatakan pelabuhan milik PT Pelabuhan Indonesia II/IPC tersebut didominasi oleh komoditi utama yakni Semen dan CPO.

Selain CPO, komoditas yang juga andalan di pelabuhan Teluk Bayur adalah Semen. Seperti diketahui, PT Semen Padang, anak usaha Semen Indonesia Tbk dan Bukit Asam Tbk telah menyepakati kerja sama bongkar muat barang di dermaga Pelabuhan Teluk Bayur Padang, Sumatera Barat.

General Manager PT Pelabuhan Indonesia II Cabang Teluk Bayur Ir Mulyadi memaparkan, pelabuhan Teluk Bayur berkesinambungan melakukan pembenahan dan penataan.

“Tahun 2016, arus komoditas CPO diperkirakan menurun dibanding tahun lalu. Khusus di Pelindo II tidak ada pelabuhan yang melayani CPO sebesar Teluk Bayur. Kami adalah Hub Port CPO di Pelindo II, dimana seratus persen kegiatan ekspor CPO di pelabuhan Teluk Bayur merupakan direct call ke India, China serta Eropa,” jelasnya kepada Maritimnews di kantornya, Kamis (25/10).

Pelabuhan Teluk Bayur menjadi area konsolidasi muatan CPO asal Sibolga dan Bengkulu yang bongkar memakai kapal-kapal kecil untuk selanjutnya dikirim langsung (direct call) ke negara tujuan melalui pelabuhan Teluk Bayur. “Kami memiliki terminal khusus CPO yang menyediakan fasilitas tangki CPO, dermaga khusus, serta floxite pipe. Pipa penyuplai dari kapal langsung ke truk tangki,” ujar Mulyadi.

Kemudian terkait kegiatan bongkar muat petikemas di pelabuhan Teluk Bayur, throughput cenderung stabil dalam kurun waktu lima tahun terakhir, tidak ada peningkatan namun tidak juga turun.

“Kami meminta pihak Pemprov Sumatera Barat agar ikut berperan meramaikan throughput petikemas dengan membangun Kawasan Industri, seperti enam tahun lalu ketika Pemprov meminta kami agar Pelindo II membenahi fasilitas bongkar muat petikemas pelabuhan Teluk Bayur,” pungkas Mulyadi.(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Pelindo Konsisten Jaga Kelestarian Lingkungan Laut

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) konsisten…

1 hour ago

Kunjungan Sosial Kopkar TPK Koja Ke GMMI

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…

3 days ago

Pelindo Panjang: Optimalisasi dan Sinergi, Kunci Pertumbuhan Positif

Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…

3 days ago

IPC TPK Catat 850 Ribu TEUs di Triwulan I 2026

Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…

4 days ago

Masa Lebaran 2026, Arus Penumpang Pelindo Meningkat 14,14%

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat kinerja operasional yang positif dalam melayani angkutan…

5 days ago

Pelabuhan Kita Masih Berdiri di Atas Fondasi yang Rapuh

Ini bukan soal satu atau dua pelabuhan yang perlu diperbaiki. Ini adalah kegagalan sistemik yang…

6 days ago