Pasukan Huru Hara (PHH) Kolinlamil sedang berlatih menghadapi aksi demonstrasi di Dermaga Mako Kolinlamil.
MNOL – Jakarta, Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) menyiagakan sebanyak satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) Pasukan Penindak Huru Hara (PHH) dalam rangka mengantisipasi kemungkinan yang tidak diharapkan pada aksi-aksi demonstrasi di Mako Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (3/11).
Kolinlamil yang memiliki pasukan PHH di bawah kendali Komandan Detasemen Markas Komando (Dandenmako) Kolinlamil, dalam hal ini Pasops Denmako yang membawahi Kepala Satuan Kesiapsiagaan Kolinlamil, selalu siap siaga mengantisipasi berbagai kejadian yang tidak dharapkan. Seperti halnya mengantisipasi aksi demonstrasi yang direncanakan akan terjadi Jumat (4/11).
Dandenmako Kolinlamil Letkol Laut (P) Dewa Gede Bagus Oka, S.E. menjelaskan, pasukan PHH Kolinlamil merupakan gabungan yang terdiri dari kompi Detasemen Markas Komando (Denmako), Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil), dan unsur KRI. Seluruh personel sudah memiliki kemampuan dan keterampilan yang profesional dalam menanggulangi kegiatan huru-hara.
“Dalam rangka meningkatkan kemampuan maupun keterampilan pasukan PHH, seluruh personel PHH secara rutin berlatih seminggu sekali dengan dibekali pendidikan teori maupun praktek, mulai dari materi dasar hingga formasi PHH,” lanjut Komandan Denmako.
Selain itu, dalam mendukung pelaksanaan PHH, setiap personel PHH juga dilengkapi dengan peralatan PHH yang memenuhi standar, mulai dari baju PHH, tameng, dan peralatan pendukung lainnya.
Oleh : Dr. Dayan Hakim NS* Perusahaan pelayaran saat ini tengah menghadapi kewajiban untuk menyusun…
Jakarta (Maritimnews) - Kunjungan Mahasiswa dan Mahasiswi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (UI) ke…
Pontianak (Maritimnews) - Dukungan perusahaan IPC Terminal Petikemas terhadap Asta Cita ke-4 Pemerintah Republik Indonesia…
Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Teluk Bayur bersama PT Pelabuhan Tanjung…
Jambi (Maritimnews) - Indonesia adalah produsen dan eksportir utama kayu manis global, menguasai sekitar 41%…
Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…