Inspeksi KRI Teluk Hading 538, Dansatlinlamil Pastikan Kesiapan Operasi

Komandan Satlinlamil Jakarta Kolonel Laut (P) Sigit Santoso saat mengecek kesiapan KRI Teluk Hading 538.

MNOL, Jakarta – Meningkatkan pemeliharaan dan perawatan KRI yang menjadi tanggung jawabnya dalam rangka meningkatkan kesiapan dan kesiapsiagaan setiap unsur KRI jajaran Satlinlamil Jakarta dalam melaksanakan berbagai kegiatan penugasan yang akan datang. Demikian disampaikan Komandan Satlinlamil Jakarta Kolonel Laut (P) Sigit Santoso kepada Letkol Laut (P) Dian Poernomo Sidhi dan seluruh perwiranya pada saat melaksanakan peninjauan ke KRI Teluk Hading di dermaga Kolinlamil Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (25/3). KRI Teluk Hading 538 yang akan melaksanakan operasi angkutan laut militer melaksanakan embarkasi material dari Dopusbekbar dan Marinir.

Dalam kegiatan tersebut Komandan Satlinlamil Jakarta Kolonel Laut (P) Sigit Santoso mengecek secara langsung kesiapan KRI Teluk Hading 538 mulai dari kesiapan kemampuan mesin dalam kecepatan ekonomis, peralatan navigasi, peralatan komunikasi, kelengkapan peta laut, kelengkapan dan peralalatan di anjungan KRI. Selain itu juga fasilitas angkut dari kapal perang jenis Landing Ship Tank tipe Frosch ini yang mampu mengangkut kargo hingga 600 ton.

Pada saat mengecek di anjungan KRI, Dan Satlinlamil Jakarta mengatakan bahwa setiap unsur kapal perang jajaran Kolinlamil harus memperbarui dan melengkapi Konsinyes Perwira Jaga Laut dengan berpedoman pada peraturan Kasal (Perkasal) dan ketentuan–ketentuan yang masih berlaku dalam rangka mendukung kesiapan operasi.

Selain itu tambahnya seluruh perwira yang mengawaki unsur kapal perang di jajaran Komando Lintas laut Militer (Kolinlamil) khususnya para perwira muda yang bertugas mengawaki kapal perang harus mengetahui dan memahami Konsinyes Perwira Jaga Laut . Demikian pula prosedur peran-peran di kapal perang dalam setiap kegiatan operasi, diantaranya peran persiapan kapal berlayar dan bertempur, peran saat bertemu dengan kapal asing mapun peran-peran lainnya pada saat melaksanakan operasi.

Demikian pula berbagai hal yang berkaitan dengan kebersihan di kapal perang, orang nomor satu dijajaran  menambahkan agar seluruh anggota yang mengawaki kapal perang harus dapat menjaga dan meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan di lingkungan Ksatrian kapal perang dalam rangka menciptakan lingkungan hidup yang sehat. (Anugrah/MNOL)

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Kewajiban Perusahaan Pelayaran dalam Pelaporan ESG 2025

Oleh : Dr. Dayan Hakim NS* Perusahaan pelayaran saat ini tengah menghadapi kewajiban untuk menyusun…

3 days ago

Program Jejak Pelabuhan, Mahasiswa/i UI Kunjungi IPC TPK

Jakarta (Maritimnews) - Kunjungan Mahasiswa dan Mahasiswi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (UI) ke…

6 days ago

IPC TPK Gelar Pelatihan Keterampilan Bagi Perempuan Penyandang Disabilitas di Pontianak

Pontianak (Maritimnews) - Dukungan perusahaan IPC Terminal Petikemas terhadap Asta Cita ke-4 Pemerintah Republik Indonesia…

6 days ago

Sinergi Operasional IPC TPK dan PTP di Teluk Bayur

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Teluk Bayur bersama PT Pelabuhan Tanjung…

6 days ago

IPC TPK Jambi Dukung Kelancaran Ekspor Kayu Manis ke Mancanegara

Jambi (Maritimnews) - Indonesia adalah produsen dan eksportir utama kayu manis global, menguasai sekitar 41%…

1 week ago

Barang Kami Tertahan, Bisnis Kami Pun Ikut Berhenti

Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…

1 week ago