KRI Teluk Amboina 503 saat berlayar ditengah samudera.
MNOL, Jakarta – Salah satu unsur Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) KRI Teluk Amboina 503 yang mendukung operasi angkutan laut militer untuk pasukan Batalyon Infanteri 142/Ksatria Jaya Kodam II Sriwijaya melaksanakan debarkasi di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (21/3).
Komandan KRI Teluk Amboina 503 Letkol Laut (P) Martinus Hary Wibowo mengatakan, kapal dan seluruh anak buah kapal selalu siap mendukung operasi angkutan laut militer. Kali ini melaksanakan dukungan pergeseran 650 prajurit dari pasukan Batalyon Infanteri 142/KS untuk Latihan Raider di Pusdikpassus, Batujajar, Bandung telah berlangsung dengan lancar tanpa terdapat suatu halangan dan kini kapal sedang melaksanakan debarkasi personil serta material.
Sementara itu Asisten Operasi (Asops) Panglima Kolinlamil Kolonel Laut (P) P. Rahmad Wahyudi, S.E., menjelaskan operasi pergeseran pasukan dan material merupakan salah satu tugas dan fungsi Kolinlamil sebagai pembina kemampuan sistem angkutan laut militer dengan menyelenggarakan Serpas TNI meliputi personel, peralatan dan perbekalan, baik yang bersifat administratif maupun taktis strategis.
KRI Teluk Amboina 503 yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) Martinus Hary Wibowo ini adalah kapal jenis Landing Ship Tank buatan Jepang pada tahun 1960 yang berada di bawah pembinaan Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) Jakarta. Kapal ini memiliki spesifikasi berat 4198 ton dan mampu mengangkut 17 tank dengan beberapa jenis kendaraan , dan dilengkapi dengan fasilitas yang mampu mengangkut sampai 800 pasukan, memiliki kemampuan kecepatan berlayar 8 knot atau 8 mil laut (NM) per jam dan saat ini berada di jajaran Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) Jakarta. (Anugrah/MNOL)
Oleh : Dr. Dayan Hakim NS* Perusahaan pelayaran saat ini tengah menghadapi kewajiban untuk menyusun…
Jakarta (Maritimnews) - Kunjungan Mahasiswa dan Mahasiswi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (UI) ke…
Pontianak (Maritimnews) - Dukungan perusahaan IPC Terminal Petikemas terhadap Asta Cita ke-4 Pemerintah Republik Indonesia…
Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Teluk Bayur bersama PT Pelabuhan Tanjung…
Jambi (Maritimnews) - Indonesia adalah produsen dan eksportir utama kayu manis global, menguasai sekitar 41%…
Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…