Topang Produksi Gas Nasional, BKI Kontribusi dalam Sertifikasi FPU Jangkrik

FPU Jangkrik

MNOL, Tanjung Balai Karimun – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menghadiri Upacara Penamaan Kapal Floating Processing Unit (FPU) Jangkrik, di Galangan Saipem Karimun, Tanjung Balai, Kepulauan Riau. Penamaan kapal ini menandai akan segera berproduksinya gas dari Lapangan Migas Jangkrik yang terletak di Blok Muara Bakau. Gas pertama ditargetkan akan diproduksi sebelum pertengahan tahun 2017, lebih cepat dari perkiraan yang tercantum dalam Rencana Strategis Kementerian ESDM Tahun 2015-2018.

Sementara itu, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memastikan sebagian besar produksi gas dari Lapangan Jangkrik, Blok Muara Bakau akan dimanfaatkan sebagai kebutuhan listrik nasional. Produksi gas dari Blok Muara Bakau, Lapangan Jangkrik sebesar 450 MMSCD yang nantinya akan diolah pada Kapal Pengolahan Gas atau Floating Processing Unit (FPU) Jangkrik.

Sebagai Badan Klasifikasi Nasional, Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) diberi kepercayaan oleh ENI dan SKK Migas bertindak sebagai Lead Class Consortium bekerja sama dengan DnV-GL untuk mensertifikasi FPU Jangkrik tersebut. Pembangunannya terdiri dari dua bagian yaitu bagian lambung kapal (Hull) dan akomodasi bangunan atas (Living quarter) dibangun di Galangan Hyundai Heavy Industry (HHI) yang terletak di Ulsan – Korea Selatan dalam jangka waktu 16 bulan, sementara untuk fasilitas pengolahan gas (Topside Facility) dilakukan pembuatan dan perakitan secara pararel di Galangan Saipem selama 12 bulan.

Sejak 3 tahun lalu, lebih dari 30 orang ahli perkapalan BKI terlibat dalam proyek ini meliputi kegiatan review design, proses pemotongan plat pertama/first cutting (tanggal 16 Februari 2015), peletakan lunas kapal (tanggal 22 Juni 2015), peluncuran Kapal di Galangan Hyundai, Korea Selatan (tanggal 4 Juni 2016), penggabungan bagian kapal dengan fasilitas pengolahan gas di Galangan Saipem (tanggal 8 Desember 2016) hingga penamaan Kapal FPU Jangkrik (tanggal 21 Maret 2017). Pada tanggal 24 Maret 2017, FPU tersebut akan ditarik berlayar ke Selat Makassar, untuk dilakukan kegiatan Hook Up di wilayah kerja migas Jangkrik, Muara Bakau, Kalimantan Timur.

Direktur Utama BKI, Rudiyanto mengatakan bahwa dengan kepercayaan ini, BKI mampu menunjukkan kapabilitasnya berkontribusi dalam proyek pembangunan kapal baru sekaligus memberi kesempatan bagi personel BKI memperoleh pengalaman dan transfer teknologi yang diperlukan BKI dalam mendapatkan pengakuan secara internasional.

Harapan ke depan, BKI sebagai BUMN dan asset nasional memperoleh preferensi dan kepercayaan untuk terlibat proyek-proyek pembangunan kapal milik Pemerintah atau BUMN sesuai dengan semangat Nawacita yang diamanatkan oleh Presiden Joko Widodo dalam mewujudkan kemandirian dan kedaulatan nasional terutama di sektor maritim.

(Adit/MN)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Kebakaran Kontainer di NPCT1 Cepat Dipadamkan, Tidak Ada Korban

Jakarta (Maritimnews) - New Priok Container Terminal One (NPCT1) berhasil menangani kebakaran yang terjadi pada…

24 hours ago

Breakfast With Leader Pelindo 4 Hadapi Perubahan Pelabuhan dan Streamlining

Makassar (Maritimnews) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 memperkuat komunikasi internal dan keterlibatan pegawai…

2 days ago

IPC TPK Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

Jakarta (Maritimnnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menerima dua penghargaan dalam ajang TOP GRC…

2 days ago

Kinerja Positif IPC TPK Hingga Agustus 2026, Tumbuh 8,37 Persen

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) kembali mencatatkan tren kinerja operasional yang positif…

2 days ago

TPS Perkuat Komitmen ESG Melalui Konversi Kendaraan Operasional Berbasis Listrik

Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus memperkuat komitmennya terhadap operasional pelabuhan yang…

4 days ago

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Oleh: Arief Poyuono Komisaris PT Pelindo (Persero) Pelabuhan telah berkembang jauh melampaui sekadar pusat logistik.…

4 days ago