KIA Vietnam yang sedang melakukan ilegal fishing ditangkapan KRI Diponegoro-365 di perairan Laut Natuna, Selasa (27/3).
MNOL, Tanjung Pinang – Salah satu unsur KRI di bawah kendali operasi Gugus Tempur Laut Komando Armada RI Kawasan Barat (Guspurla Koarmabar) yang dipimpin langsung Komandan Guspurlaarmabar Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., menangkap dan mengamankan kapal ikan asing (KIA) Vietnam yang sedang melakukan penangkapan ikan tanpa dilengkapi dokumen yang sah (ilegal fishing) di perairan Laut Natuna, Selasa (27/3).
Penangkapan terhadap KIA Vietnam tersebut dilakukan KRI Diponegoro-365 yang sedang melaksanakan operasi Prasama Udhaya-17. Adapun KIA Vietnam yang ditangkap yakni Kapal KG 90658 TS berbobot 90 GT dengan jumlah anak buah kapal (ABK) 20 orang berkebangsaan Vietnam dan memuat ikan campuran sebanyak 5 ton.
Dari hasil pemeriksaan sementara, KIA Vietnam tersebut diduga kuat telah melakukan pelanggaran batas wilayah perairan Indonesia dengan melakukan kegiatan penangkapan ikan tanpa dilengkapi dokumen dan ijin yang sah (ilegal fishing) di wilayah perairan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI).
Berdasarkan pelanggaran tersebut, kapal beserta ABK dan muatannya dikawal menuju Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tarempa guna proses hukum lebih lanjut. (Anugrah/MNOL)
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) konsisten…
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…
Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…
Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat kinerja operasional yang positif dalam melayani angkutan…
Ini bukan soal satu atau dua pelabuhan yang perlu diperbaiki. Ini adalah kegagalan sistemik yang…