Categories: AlutsistaHLTerbaru

Menanti KRI Nagabanda 403 Tiba

KRI Nagabanda 403

MN, Jakarta – Bulan Oktober 2017 mendatang, satuan kapal selam Indonesia siap kedatangan kapal baru hasil kerjasama dengan galangan kapal Korea Selatan, Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering (DSME). Dalam hitungan 3 bulan, KRI Nagabanda 403 dari kelas Changbogo akan tiba di tanah air dan bergabung dengan 2 kapal selam lainnya yakni KRI Cakra 401 dan KRI Nanggala 402.

Bahkan dari informasi yang diperoleh dari Koarmatim, kedatangan itu bisa dipercepat mengingat kebutuhan saat ini. Semakin dinamisnya ancaman yang terjadi di perairan Indonesia maka kebutuhan akan kapal selam menjadi hal yang urgent.

Kapal selam ini mengunakan mesin diesel Type 12V493 AZ80 GA31L dan baterai Lithium-ion, serta mampu melaju dengan kecepatan 11 knot di permukaan dan 21,5 knot di bawah permukaan, dengan jangkauan operasional hingga 20 ribu km.

Dari sisi persenjataan, Chang Bogo dilengkapi 8 lubang torpedo berukuran 533 mm yang terintegrasi dengan rudal anti kapal UGM-84 Harpoon. Chang Bogo juga mampu memuat 28 ranjau laut.

KRI Nagabanda 403

Selanjutnya, kapal selam ini akan dilengkapi dengan torpedo dan peluru kendali. Ada pun naval combat management system-nya menggunakan MSI-90U Mk 2, Kongsberg Defence Systems. Untuk navigasi, kapal selam ini menggunakan Sagem’s Sigma 40XP inertial navigation system dan Integrating Navigation and Tactical Systems, dan OSI Maritime Systems ECPINS-W.

Ukuran kapal selam ini sedikit lebih besar ketimbang KRI Cakra 401 dan KRI Nanggala 402. Kemudian 2 KRI lagi yaitu KRI Nagarangsang dan KRI Trisula direncanakan akan menyusul tahun depan tiba di tanah air.

Akankah kedatangan KRI Nagabanda 403 akan mengulang kejayaan satuan kapal selam RI di era 1960-an? Kita nantikan!

 

(Adit/MN)

 

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

PINP dan Pelabuhan Kijing di Simpul Barat

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan konektivitas pelayaran dan efisiensi biaya logistik, PT Pelabuhan Indonesia…

24 hours ago

DJBC Kalbagbar Dukung Optimalisasi Ekspor dan Impor di Pelabuhan Internasional Kijing

Pontianak (Maritimnews) - Jajaran Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Barat memberikan…

3 days ago

Petikemas Domestik Melonjak, Jakarta – Kijing Jadi Rute Primadona Baru

Pontianak (Maritimnews) - Pelabuhan Kijing di Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat sebagai pelabuhan hub internasional terbesar…

4 days ago

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI, Tiongkok, dan Thailand

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) secara resmi menyambut kehadiran layanan rute baru…

4 days ago

Memperkuat Stabilitas Fiskal Domestik dan Ketahanan Eksternal di tengah Dinamika Ekonomi Regional

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom (Komisaris Pelindo) Dinamika perekonomian global dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan…

5 days ago

Budi Hartono Kembali jadi Ketum Kopkar TPK Koja Periode 2026 – 2029

Jakarta (Maritimnews) - Koperasi Karyawan (Kopkar) TPK Koja menggelar pemilihan Ketua Umum periode tahun 2026…

6 days ago