Categories: HLKKPTerbaru

Pangkalan PSDKP Batam akan Memulangkan ABK Non Justicia ke Negara Asal

ABK non justicia di Pangkalan PSDKP Barelang Batam

MN, Batam – Dalam kurun waktu 5 bulan terakhir, Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Barelang Batam menahan Anak Buah Kapal (ABK) non justicia sebanyak 413 orang. Jumlah tersebut merupakan ABK 48 kapal ikan asing (KIA) tangkapan PSDKP yang didominasi asal negara Vietnam.

“Besok hari Jumat tanggal 9 Juni 2017, seluruh ABK non justicia sebanyak 690 orang akan dipulangkan ke negara asalnya. Jumlah itu merupakan ABK KIA tangkapan di Pontianak, Natuna, Tarempa, dan Batam,” jelas Kepala Pangkalan PSDKP Batam, Slamet didampingi M Syamsu Rokhman, Kepala Seksi Operasional Pengawasan dan Penanganan Pelanggaran kepada Maritimnews, Kamis (8/6).

Pangkalan PSDKP Batam berkoordinasi dengan pihak Imigrasi dan TNI AL terkait pemulangan 690 ABK non justicia. Kegiatan pemulangan ABK akan dihadiri Direktur Jenderal PSDKP Kementerian Kelautan Perikanan (KKP), Eko Djalmo Asmadi. “Ibu Menteri Susi tidak dapat hadir karena sedang di luar negeri,” ujarnya.

Proses pemulangan ABK non justicia merupakan kesepakatan Government to Government (G to G) antara Pemerintah Indonesia melalui KKP dengan Pemerintah Vietnam.

Sementara untuk status seluruh KIA tangkapan PSDKP Batam masih proses persidangan. “Dari penyidik PSDKP sudah P21, kini kapal ikan asing tangkapan berada pada proses Pengadilan,” terang Slamet

Menariknya dari 690 ABK non justicia, tidak ada asal negara Thailand, sebab Thailand telah mendapat kartu kuning (warning) dari Uni Eropa. Apabila hasil penelusuran Uni Eropa, nelayan Thailand menjual ikan segar curian dari Perairan Indonesia ke wilayah Eropa maka Thailand akan diberi kartu merah.

Slamet menegaskan, bahwa menjaga perairan Indonesia adalah tugas berat yang harus dikerjakan, seperti memerangi tindak pencurian ikan oleh nelayan ilegal. “Memang KIA asal Vietnam mendominasi hasil tangkapan kami, karena sumber daya alam mereka telah habis. Oleh karenanya Perairan Indonesia menjadi surga bagi mereka,” pungkasnya.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Pelindo Mengaplikasikan Visi Besar Prabowo Subianto Pada Ketahanan Pangan

Ditulis oleh: Arief Poyuono SE,MKom (Komisaris Pelindo) Pelabuhan dan terminal yang tersebar di seluruh dunia…

2 minutes ago

IPC TPK Dorong Efisiensi Logistik Nasional, Throughput Tembus 2,8 Juta TEUs

Jakarta (Maritimnews) – Penutupan Triwulan III tahun 2026, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil mencatatkan…

2 hours ago

Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar

Makassar (Maritimnews) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan berupa bahan material bangunan…

2 days ago

PINP dan Pelabuhan Kijing di Simpul Barat

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan konektivitas pelayaran dan efisiensi biaya logistik, PT Pelabuhan Indonesia…

3 days ago

DJBC Kalbagbar Dukung Optimalisasi Ekspor dan Impor di Pelabuhan Internasional Kijing

Pontianak (Maritimnews) - Jajaran Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Barat memberikan…

6 days ago

Petikemas Domestik Melonjak, Jakarta – Kijing Jadi Rute Primadona Baru

Pontianak (Maritimnews) - Pelabuhan Kijing di Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat sebagai pelabuhan hub internasional terbesar…

6 days ago