Asisten Logistik Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana Muda TNI Mulyadi, S.Pi., M.A.P. (dua dari kiri) turut serta menekan tombol sirine tanda dimulainya pembangunan 3 unit kapal pengangkut tank.
MN, Bandar Lampung – Asisten Logistik Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana Muda TNI Mulyadi, S.Pi., M.A.P. menghadiri prosesi Peletakan Lunas Kapal (Keel Laying) pembangunan tiga unit kapal TNI AL jenis angkut tank di galangan kapal PT. DRU Bandar Lampung, Senin (10/07).
Keel Laying ditandai dengan penekanan sirine serta pengelasan lunas lapal oleh Aslog Kasal serta dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara oleh Dinas Pengadaan Angkatan Laut (Disadal) dan PT. DRU.
Dalam sambutannya, Aslog Kasal menyampaikan bahwa pembangunan tiga unit kapal perang TNI AL jenis Angkut Tank (AT) 5-6-7 merupakan realisasi dari rencana dan strategi pembangunan kekukatan TNI AL sekaligus penegasan komitmen TNI AL dalam mengimplementasikan UU nomer 16 tahun 2012, yaitu pemberdayaan industri dalam negeri.
“Pembangunan kapal dengan kualitas yang sudah disertakan dalam spektek dikendalikan dan diawasi oleh satgas, juga bermitra dengan pengawas yang independen dari Lloyd’s Register. Keel laying sangat penting dalam pembangunan sebuah kapal perang, pembangunan yang tepat waktu dan tepat mutu dibutuhkan kerja keras dan kerja serius”.
Aslog Kasal juga menyampaikan pesan dan ucapan terima kasih kepada semua karyawan yang telah ikut andil besar dalam pembangunan kapal tersebut.
“Apapun yang dikerjakan mereka ikut andil besar untuk mempertahan NKRI. Mengapa? Karena kalau kapal ini sudah jadi dan beroperasi di wilayah NKRI, di situ kelihatan dampak penangkalannya, artinya sekecil apapun mereka punya peran”, lanjutnya.
“Sampaikan rasa bangga ini kepada seluruh karyawan pada saat kumpul-kumpul, sampaikan pengertian bahwa mereka sedang membuat alat yang nantinya menjaga NKRI, jadikan kebanggannya sebagai pemicu dalam membangun kapal perang yang hebat”, tutupnya.
Selesai acara peletakan lunas kapal dilanjutkan dengan foto bersama dan peninjauan langsung proses pembangunan kapal AT-5, AT-6 dan AT-7 dalam area galangan.
Anugrah/MN
Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) memperkuat sinergitas optimalisasi Terminal Kijing Mempawah Kalimantan Barat…
Jambi (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Jambi mencatatkan pertumbuhan signifikan pada Maret…
Bandar Lampung (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memperkuat komitmen keberlanjutan dengan menggelar aksi…
KIOTEC kembali mengadakan program kunjungan ke Korea Selatan. Kunjungan ini didedikasikan untuk memperkuat keahlian teknis…
Jambi (Maritimnews) - IPC TPK membangun sumur bor lengkap dengan instalasi pendukung sebagai sumber air…