Indonesia Re dan BKI perkuat Industri Asuransi Nasional dalam Sinergi BUMN

Dirut BKI (kanan) dan Indonesia Re (kiri) tandatangani perjanjian kerjasama

MN, Jakarta – Dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2020, PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) atau Indonesia Re menggandeng PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI dan 6 Lembaga Pendidikan & Penelitian Pemerintah dalam bingkai Sinergi BUMN Hadir Untuk Negeri guna meningkatkan daya saing industri asuransi nasional dengan membangun kemitraan strategis bersama dengan berbagai instansi strategis nasional.

Prinsip kerjasama ini akan memperkuat industri asuransi nasional baik dari segi keilmuan maupun tingkat pemahaman terhadap risiko. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatangan MoU antar para pihak pada rabu (19/7) bertempat di Westin Hotel, Jakarta.

Indonesia Re sebagai Perusahaan Reasuransi memberikan usaha jasa pertanggungan ulang terhadap risiko yang dihadapi oleh Perusahaan Asuransi atau perusahaan reasuransi lainnya.

Perusahaan Reasuransi membantu perusahaan asuransi dalam hal memperbesar kapasitas penerimaan risiko-risiko tertentu oleh perusahaan asuransi. Selain itu juga untuk penyebaran risiko yang ditanggungnya, stabilisasi keuntungan perusahaan, meminimkan cadangan teknis yang dibutuhkan, mengembangkan kegiatan perusahaan serta peningkatan asas Profesionalisme dan daya saing perusahaan atau industri.

Direktur Utama Indonesia Re, Frans Y Sahusilawane, menyampaikan sektor reasuransi Indonesia membutuhkan suatu bentuk aliansi strategis guna meningkatkan daya saing di tingkat regional.

“Indonesia Re siap jadi jangkar dari kemitraan multisektor ini dalam rangka menyongsong MEA 2020,” ungkap Frans.

Sedangkan menurut Rudiyanto, Direktur Utama PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero)/BKI, Bentuk kemitraan strategis kerjasama ini merupakan dasar untuk meningkatkan daya saing sektor industri asuransi kemaritiman nasional.

“Jasa Pemastian, Survey dan Sertifikasi yang kami miliki sangat erat kaitannya dengan Jasa Asuransi maupun Reasuransi, di dalam memberikan jasanya. BKI turut pula memperkuat kepercayaan diri bagi pelanggan sekaligus memberikan informasi yang komprehensif dan pasti bagi penyelenggara penjamin Asuransi,” ujar Rudi di sela-sela acara tersebut.

Pihaknya merasa senang turut terlibat dalam proses untuk memperkuat asuransi nasional khususnya di bidang industri maritim. Ia berharap kerjasama ini menjadi modal utama untuk memajukan maritim Indonesia.

“Kami sangat senang dapat memberikan layanan Jasa kami untuk memperkuat daya saing industri dalam negeri, terutama sektor industri maritim yang masih sangat potensial untuk dikembangkan agar lebih siap untuk menghadapi tantangan global, tentunya hal ini senada dengan nawacita Pemerintah saat ini,” pungkasnya.

(Anug/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

RUPST Pelindo 2025: Kontribusi ke Negara Rp7,81 Triliun

Jakarta (Maritimnews) – Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 PT Pelabuhan…

3 days ago

IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

Jambi (Maritimnews) - Dalam rangka mendukung kelancaran ekspor kopi robusta asal Kerinci ke negara Mesir…

3 days ago

Januari – Mei 2026, Arus Penumpang Pelindo Regional 4 Melesat 10,2% YoY

Makassar (Maritimnews) - PT Pelindo (Persero) Regional 4 mencatat trafik arus penumpang selama periode Januari–Mei…

5 days ago

Januari – Mei 2026, Throughput IPC TPK Capai 1,49 Juta TEUs

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mencatat pertumbuhan arus petikemas sebesar 6,1 persen…

6 days ago

Direct Baru di IPC TPK, MV AS Carolina ke Tiongkok Selatan

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memperkuat konektivitas logistik internasional melalui pelayanan perdana…

1 week ago

IPC TPK ReWear Project & Seragam Bekas

Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menghadirkan langkah inovatif dalam mendukung keberlanjutan…

1 week ago