Intersessional MSS–ENC Berlanjut di KRI Rigel 933

Para delegasi Intersessional Malacca – Singapore Strait Electronic Navigational Chart (MSS – ENC) Meeting.

MN, Jakarta – Kegiatan Intersessional Malacca – Singapore Strait Electronic Navigational Chart (MSS – ENC)  dilanjutkan di atas KRI Rigel-933 yang tengah bersandar di Dermaga 101, Tanjung Priok Jakarta Utara, Selasa (25/7).

Pertemuan yang membahas Kerjasama dalam pembuatan Peta Laut Elektronik Selat Malaka-Singapura  ini terdiri dari Pushidrosal (Indonesia),  Pusat Hidrografi Nasional (Malaysia), Maritime Port Authority (Singapura), serta Japan Hydrographic Assosiation (JHA) sebagai distributor MSS ENC.

Kegiatan tersebut  dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan para pelaut atas jaminan keselamatan pelayaran di perairan Selat Singapura dan Selat Malaka. Indonesia beserta Malaysia dan Singapura yang berada di wilayah perairan tersebut memiliki kewajiban untuk memberikan jaminan keselamatan bernavigasi bagi kapal-kapal yang berlayar melewati kedua selat tersebut dengan menyediakan peta laut dan ENC yang selalu diperbaharui secara rutin.

Pertemuan tersebut diawali dengan peninjauan delegasi ke beberapa bagian kapal survei canggih buatan Prancis tersebut sambil menerima penjelasan dari perwira kapal mengenai fungsi masing-masing bagian dalam kegiatan survei hidro-oseanografi. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pokok pembahasan MSS-ENC.

Dalam pertemuan yang dipimpin Kapushidrosal Laksamana Muda TNI Harjo Susmoro ini, seluruh delegasi antara lain  menyepakati perlunya meningkatkan kualitas data MSS ENC, pemutakhiran data hidro-oseanografi melalui kegiatan survei dan pemetaan, serta perlunya membentuk pengangkatan koordinator MSS-ENC yang akan dirotasi dari negara pantai tiap empat tahun sekali.

Pada kesempatan ini, Indonesia menyatakan kesediaannya untuk berperan sebagai koordinator MSS ENC dengan bantuan MPA. Pertemuan tersebut mencatat bahwa rotasi ini telah disepakati sebelumnya dan harus didiskusikan pada Rapat MSS ENC SC berikutnya..

Indonesia juga menyatakan bahwa pengembangan MSS ENC harus berkelanjutan dan tumbuh secara eksponensial. Hal ini bisa dicapai melalui peningkatan kualitas MSS ENC. Semua survei yang dilakukan harus terjamin kualitasnya. Indonesia menyampaikan tentang pembentukan Dewan Hidrografi Indonesia untuk mendukung keberlanjutan Hidrografi di Indonesia. Untuk memastikan jaminan kualitas, Pushidrosal mengirim seorang technical officer untuk mengendalikan semua kualitas dan aktivitas survei.

Pertemuan MSS-ENC berikutnya akan diadakan di Beijing, Tiongkok sekitar bulan Maret tahun 2018.

Anugrah/MN

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Atasi Kepadatan, Pelabuhan Tanjung Wangi Kini Dilayani Empat Kapal

Banyuwangi (Maritimnews) - Aktivitas bongkar muat kendaraan melalui kapal Roll On-Roll Off (Ro-Ro) di pelabuhan…

2 days ago

Pelindo Regional 4 dan Kejati Maluku Perkuat Sinergi Hukum

Makassar (Maritimnew) – Dalam rangka memperkuat sinergi dalam penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata…

3 days ago

Kemarau dan Kabut Asap Kalimantan, Partisipasi TPK Bagendang Salurkan 70 Tangki Air Bersih dan Masker

Kotawaringin Timur (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas melalui Terminal Peti Kemas (TPK) Bagendang berpartisipasi…

3 days ago

Hari Pelanggan Nasional 2026, IPC TPK Perkuat Sinergi Lewat Customer Rafting

Bogor (Maritimnews) – Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menyelenggarakan…

3 days ago

Agustus 2026, TPS Catat Throughput 128 Ribu TEUs

Surabaya (Maritimnews) - Kinerja arus petikemas (throughput) PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) untuk bulan Agustus…

3 days ago

Vessel Operational Disruption; Kapan Pengalihan Kapal Menjadi Pilihan Tepat

Oleh: SAFUAN - Doctor in Management Science Gangguan operasional merupakan salah satu risiko yang tidak…

5 days ago