Kepala OP Tanjung Priok, I Nyoman Gede Saputra. (Foto:Okezone)
MN, Jakarta – Hari ke-2 mogok kerja di Jakarta International Container Terminal (JICT), arus barang di pelabuhan Tanjung Priok masih tetap berjalan lancar dan normal. Kelancaran kegiatan bongkar muat petikemas kapal limpahan JICT menjadi perhatian utama pihak Otoritas Pelabuhan (OP) Tanjung Priok, khususnya terhadap Terminal 3, MAL, NPCT 1 dan TPK Koja.
“Kalaupun ada hambatan hanya disebabkan oleh akses keluar masuk dimasing-masing terminal, itu wajar karena terminal mendapat limpahan kapal dari JICT yang harus disinkronkan dengan system operasional terminal tersebut,” jelas Kepala OP Tanjung Priok, I Nyoman Gede Saputra kepada Maritimnews, Jumat (4/8).
Menurutnya, infrastruktur beberapa terminal petikemas masih belum terdesign untuk volume besar, terkecuali TPK Koja yang memiliki akses keluar masuk terminal memadai dengan didukung system joint in gate dan gate out langsung ke jalan tol (JORR).
“Sesuai rencana mogok kerja di JICT mulai tanggal 3 Agustus sampai 10 Agustus 2017, tercatat ada 21 kapal ocean going limpahan JICT yang akan dibagi kepada 4 terminal, maka pihak OP akan memastikan seluruh kegiatan harus berjalan lancar tanpa hambatan,” pungkasnya.
(Bayu/MN)
Jakarta (Maritimnews) - Terminal Petikemas (TPK) Koja mengapresiasi kesabaran para pengemudi truk dan seluruh pengguna…
Jakarta (Maritimnews) - Pasca merger PT Pelabuhan Indonesia (Persero) pada tahun 2021, penerapan Single Grading…
Makassar (Maritimnews) - Konsulat Jenderal Australia di Makassar menjajaki peluang kerja sama maritim dan penguatan…
Jakarta (Maritimnews) - Bantuan untuk masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dihimpun…
Jakarta (Maritimnews) - Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu mendukung program streamlining atau perampingan struktur…
Oleh: Siswanto Rusdi, Direktur The National Maritime Institute (Namarin) Daya Anagata Nusantara (Danantara) merencanakan initial…