Categories: HLPelabuhanTerbaru

IPC Butuh Lahan 10 Hektar untuk Pelaksanaan Groundbreaking Pelabuhan Kijing

Lokasi yang akan dijadikan pelabuhan internasional Kijing, Mempawah di sore hari  (foto:Edy/IPC)

MN, Mempawah – Kelanjutan proyek pelabuhan internasional Kijing, Kalimantan Barat akan diawali groundbreaking yang target pelaksanaannya akhir bulan Agustus 2017. Hal itu dikatakan Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II/IPC, Elvyn G Masassya dipertemuan dengan Bupati Mempawah, Ria Norsan membahas progres teknis proyek tersebut, Sabtu, 19 Agustus 2017 .

Dalam pertemuan kekeluargaan yang digelar disalah satu rumah warga setempat, dihadiri oleh perwakilan Gubernur Kalimantan Barat, Komisaris Utama IPC, Tumpak H. Panggabean, Direktur Komersial & Pengembangan Usaha Saptono RI dan Direktur Teknik & Manajemen Resiko, Dani Rusli Utama serta beberapa Kepala Dinas Kabupaten Mempawah.

Saat ini lahan lokasi groundbreaking masih dimatangkan oleh tim IPC dan pihak terkait di Kabupaten Mempawah, rencananya BPN Mempawah pada hari Selasa (22/8) baru akan sosialisasi sekitar 500 kepala keluarga (KK) yang tanah maupun rumahnya masuk daftar peruntukan proyek Strategis Nasional, pelabuhan internasional Kijing.

“Untuk lokasi groundbreaking, IPC hanya memerlukan lahan sekitar 10 hektar dari target lahan 200 hektar. Pembebasan lahannya dapat sambil berjalan beriringan pembangunan tahap awal,” jelas Direktur Teknik & Manajemen Resiko, Dani Rusli Utama kepada Maritimnews, Sabtu (19/8).

Seperti diketahui, Pelabuhan Kijing menjadi proyek strategis nasional karena menjadi pelabuhan pertama di Kalimantan Barat yang berstandar internasional dan berkapasitas besar hingga mencapai dua juta TEUs. Dimana pembebasan lahan Pelabuhan meliputi sekitar 200 hektar dan biaya mencapai Rp 5,02 triliun.

Setelah terbitnya Perpres Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2017 tentang Percepatan Pembangunan dan Pengoperasian Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak di Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat, pihak IPC terlihat mendapatkan dukungan pemerintah daerah setempat untuk proses pembangunannya.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

5 days ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

6 days ago

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

6 days ago

FSP BUMN Bersatu Dukung RUU Ketenagakerjaan, Adaptif Dengan Perubahan Ekosistem Berusaha

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…

6 days ago

Aksi Damai Aliansi Pekerja Tanjung Perak di depan Pengadilan Tipikor Surabaya

Surabaya (Maritimnews) - Aliansi Serikat Pekerja Tanjung Perak menggelar aksi solidaritas sebagai bentuk dukungan terhadap…

6 days ago

FSP BUMN Bersatu Memohon Putusan Bebas Murni Bagi 6 Karyawan PT APBS Pelindo

Jakarta (Maritimnews) – Enam terdakwa perkara dugaan korupsi proyek pengerukan alur pelayaran yang berkaitan dengan…

1 week ago