Categories: HLPelayaranTerbaru

Seberapa tinggikah Tingkat Keamanan Kapal Raksasa usai Perbaikan?

Kapal petikemas raksasa CSCL Jupiter yang mengalami kandas di tepi sungai Scheldt

MN, Antwerp – Setelah mengalami kandas di sungai Scheldt, Bath, Zeeland, Belanda, kapal petikemas raksasa CSCL Jupiter bertengger di European Container Terminal, Antwerp, Belgia. Melihat kondisi kapal tersebut, tampaknya mengharuskan tetap berada di pelabuhan dalam waktu lama untuk perbaikan.

Seperti dikutip maritime bulletin, kapal petikemas ultra large CSCL Jupiter mengalami musibah, kandas dengan kecepatan tinggi sekitar 13 knot bersama muatan regulernya. Terjebak di pasir dan lumpur ditepi sungai Scheldt, walaupun bukan batu namun berpotensi mengalami kerusakan serius.

Pertanyaan logika adalah, apakah ada peralatan dan teknologi diagnostik, yang mungkin melakukan survei dan mengukur kekuatan struktural kapal raksasa semacam itu?

Mengacu pada kejadian terhadap MSC Napoli di Canal Inggris, tahun 2007. Lambung kapal dihantam badai dan akhirnya pecah menjadi dua yang menyebabkan bencana besar di pantai Inggris.

Lalu tahun 2001, enam tahun sebelum bencana MSC Napoli, kapal petikemas Normandie CMA-CGM saat berlayar dengan kecepatan penuh mengalami kandas di terumbu karang didekat Singapura.

Kedua kapal diatas mengalami perbaikan besar, tapi betapa lemahnya setelah mengalami kecelakaan, dimana tingkat keamanannya tetap menjadi suatu misteri.

Pertanyaan yang sama bisa dipertanyakan terhadap kondisi dan kelayakan kapal petikemas raksasa CSCL Jupiter saat ini.

Meski kasat mata tak terlihat kerusakan parah, namun kekuatan struktural kapal petikemas raksasa harus tetap dijadikan pertimbangan terkait sisi kelayakan berlayar. Seberapa tinggikah tingkat risiko pemanfaatan kapal usai perbaikan?

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Pelindo Regional 4 dan Kejati Maluku Perkuat Sinergi Hukum

Makassar (Maritimnew) – Dalam rangka memperkuat sinergi dalam penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata…

22 hours ago

Kemarau dan Kabut Asap Kalimantan, Partisipasi TPK Bagendang Salurkan 70 Tangki Air Bersih dan Masker

Kotawaringin Timur (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas melalui Terminal Peti Kemas (TPK) Bagendang berpartisipasi…

22 hours ago

Hari Pelanggan Nasional 2026, IPC TPK Perkuat Sinergi Lewat Customer Rafting

Bogor (Maritimnews) – Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menyelenggarakan…

1 day ago

Agustus 2026, TPS Catat Throughput 128 Ribu TEUs

Surabaya (Maritimnews) - Kinerja arus petikemas (throughput) PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) untuk bulan Agustus…

1 day ago

Vessel Operational Disruption; Kapan Pengalihan Kapal Menjadi Pilihan Tepat

Oleh: SAFUAN - Doctor in Management Science Gangguan operasional merupakan salah satu risiko yang tidak…

3 days ago

Dukung Asta Cita dan SDGs, IPC TPK Perkuat Kebersihan Palembang

Palembang (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) melanjutkan komitmen keberlanjutan dan kepedulian terhadap lingkungan…

4 days ago