Capt Rudiana bersama
MN, Genoa – Direktorat Perkapalan dan Kepelautan Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melakukan Penilaian (assesment) terhadap Badan Klasifikasi Asing Registro Italiano Navale (RINA) di Genoa, Italia.
Tim Penilai (Assesor) dipimpin Direktur Perkapalan dan Kepelautan Capt Rudiana dengan enam anggota yaitu Ir Subagiyo, Capt Abdul Rochman, Capt Bharto Ari, Wahyu Ardhiyanto, Capt Richard Christian, dan Dini Novitasari, sedangkan dari pihak RINA dipimpin langsung oleh CEO RINA, Michele Francioni.
Assesment Badan Klasifikasi asing dilakukan sesuai dengan resolusi Organisasi Maritim Dunia (International Maritime Organization/ IMO) yaitu Resolusi IMO MSC 349 (92) Instrumen IMO untuk Penilaian dan Otorisasi Organisasi yang Diakui (IMO Resolution MSC 349 (92) IMO Instruments for the assesment and authorization of recognized organization) yang mulai berlaku mulai 1 Januari 2015.
“Tujuannya untuk mengetahui sejauh mana kemampuan badan klasifikasi asing dalam melaksanakan usahanya untuk melakukan pemeriksaan dan sertifikasi kapal sesuai dengan aturan dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Organisasi Maritim Dunia, ” jelas Rudiana di Italia, Kamis (31/8).
Menurut Rudiana, hasil penilaian akan dijadikan dasar bagi Pemerintah Indonesia untuk memberikan pengakuan terhadap RINA sebagai salah satu organisasi yang diakui (recognized organization/ RO) untuk diberikan kewenangan statutoria dalam melaksanakan aturan dan ketentuan IMO atas nama Pemerintah Indonesia bagi kapal-kapal berbendera Indonesia.
(Bayu/MN)
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pengguna jasa terhadap pelayanan terminal penumpang,…
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka menghadirkan layanan terminal yang unggul (Operational Excellence) berkelanjutan, PT IPC…
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 PT Pelabuhan Indonesia (Persero)…
Tanjung Pinang (Maritimnews) - Langkah Transformasi Terminal Penumpang Sri Bintan Pura di Tanjung Pinang telah…
Investasi besar pada terminal pelabuhan tanpa membenahi konektivitas di belakangnya ibarat membangun mulut tanpa tenggorokan.…
Bandar Lampung (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) area Panjang semakin memperkuat perannya…