Press Conference Marintec Indonesia 2017
MN, Jakarta – Dunia usaha galangan kapal nasional tahun 2017 masih lesu, Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) menghimbau galangan kapal mengikuti tren teknologi kapal modern. Hal itu dikatakan Ketua Umum Iperindo, Eddy K Logam kepada Maritimnews, di JIExpo Kemayoran, Rabu (13/9).
Menurut Eddy, dalam rangka memenuhi kebutuhan kapal dalam negeri, perusahaan galangan kapal harus mengikuti tren teknologi kapal modern. Dengan begitu pembangunan kapal bisa lebih cepat dan efisien yang dapat berefek menekan nilai jual kapal.
Iperindo juga menargetkan kebutuhan lokal content mencapai 50% dalam 5 tahun kedepan, karenanya Iperindo membutuhkan dukungan Pemerintah antara lain Regulasi, dan Kebijakan fiskal. “Kami butuh dukungan agar target 50% kebutuhan local content terpenuhi di tahun 2022,” ujar Eddy.
Selain local content, dukungan Pemerintah sebagai main driver agar galangan kapal dalam negeri dapat bersaing dan eksist, membutuhkan dukungan agar pengadaan kapal bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dibangun oleh galangan kapal nasional.
“Saat ini permintaaan kapal swasta masih minim, galangan kapal lokal harus bersaing dengan kapal impor bekas. Diharapkan pengadaan kapal bagi BUMN yang memakai APBN agar membeli dari galangan kapal lokal,” imbuh Eddy.
Pengusaha galangan kapal meminta pemerintah membatasi impor kapal bekas pada setiap tender yang menggunakan APBN. Iperindo berharap pemerintah memprioritaskan pembelanjaan kapal domestik dengan mensubstitusi produk impor.
“Saya sarankan, BUMN harus memiliki perencanaan yang lebih baik lagi terkait kebutuhan kapal. Pembelian kapal jangan mendadak, hal itu cenderung bakal memilih kapal import bekas,” pungkasnya.
(Bayu/MN)
Jakarta (Maritimnews) - Jual-beli jabatan merupakan salah satu awal permulaan dan bentuk tindak pidana korupsi…
Jakarta (Maritimnews) - Hasil survei Indonesia Development Monitoring (IDM) terhadap pengguna jasa Direktorat Jenderal Bea…
Peraturan Menteri Keuangan No.51 tahun 2026 adalah aturan Kementerian Keuangan yang mengatur tentang Angkut Terus…
Surabaya (Maritimnews) - Kolaborasi antar instansi menjadi faktor penting dalam menciptakan layanan logistik efisien, transparan,…
Banyuwangi (Maritimnews) - Aktivitas bongkar muat kendaraan melalui kapal Roll On-Roll Off (Ro-Ro) di pelabuhan…
Makassar (Maritimnew) – Dalam rangka memperkuat sinergi dalam penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata…